Connect with us

Headline

Dana Desa Wringinagung Ricuh Jadi Sorotan

Published

on

89 views
*Dua Tanda Sifat Manusia Yang Dicintai Allah* https://www.radarindo.co.id/2021/06/07/dua-tanda-sifat-manusia-yang-dicintai-allah/

RADARINDO.co.id-Jember : Dana Desa Wringinagung Ricuh Jadi Sorotan. Realisasi dana desa Wringinagung kembali ricuh menjadi sorotan publik. Diduga tidak sesuai spesifikasi. Terkait hal itu, Ketua dan anggota BPD Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, terancam dipanggil Ombudsman Wilayah Jawa Timur.

Dimana sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Satya Galang Indonesia (SGI) melayangkan pelaporan, terkait fungsional peran BPD yang tidak melaksanakan tupoksinya, sebagaimana Permendagri dan Undang undang tentang Desa.

Di desa tersebut tidak ada peran maupun fungsi BPD. Hal tersebut terbukti dengan tidak pernah dilakukannya Musyawarah Desa untuk segera membahas Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah kepala desa terpilih meninggal dunia pada sekitar 2019 lalu.

Baca juga : Pembangunan Drainase di Desa Bandar Setia Mirip “Siluman”

Presiden Direktur LSM SGI Koko Ramadhan (45) saat dikonfirmasi pada Minggu 06/06/2021 mengatakan bahwa apa yang dilakukan SGI terhadap BPD Wringinagung sudah sesuai aturan yang berlaku.

“SGI sudah melayangkan somasi dua kali sebelum melakukan pelaporan ke Ombudsman Wilayah Jawa Timur,” kata Koko.

Dalam keterangan selanjutnya, Koko menjelaskan secara rinci, langkah langkah hukum yang diambilnya.

“Dalam somasi saya pertama bernomor 0094/SGI.Jbr/S/V/2021 tertanggal 27 Mei 2021 yang berlaku 3×24 jam, disitu tertulis tentang apa yang kami laporkan, dan sudah kami layangkan ke pihak pihak terkait,” jelasnya.

Dirasa pihak BPD tidak merespon somasi pertama yang dikirimkan, SGI pun melayangkan somasi ke duanya pada 31/05/2021 dengan nomor register sama namun disitu tertulis somasi/peringatan II.

Dana Desa Wringinagung Ricuh Jadi Sorotan

Dana Desa Wringinagung Ricuh Jadi Sorotan

Setelah ditunggu 3×24 jam, lagi lagi pihak BPD tidak merespon somasi ke dua yang dilakukan oleh SGI.

“Saya tidak faham apa yang ada dibenak mereka (BPD red). Mereka betul betul tidak merespon dua kali somasi yang kami kirimkan,” jelas Koko.

Hingga pada 03 Juni 2021, secara resmi SGI melaporkan BPD Desa Wringinagung ke Ombudsman Wilayah Jawa Timur dengan laporan bernomor 0039/S.SGI/VI/2021 Perihal Pengaduan Tentang Kinerja BPD Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.

Lihat juga : Ketua MPW PP Sumut Kunjungi Kediaman H.Edimin

Selain dari itu, dampak dari tidak adanya peran BPD, justru banyak dimanfaatkan oleh oknum BPD maupun Pemdes Wringin Agung. Salah satu oknum anggota BPD berinisial (S) ada yang ikut menjadi panitia PTSL tahun 2020, dan hal ini tidak bisa dibenarkan.

Suhartono (51) PJ Kepala Desa Wringinagung yang baru menjabat belum satu bulan, saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon terkait pelaporan yang dilakukan oleh LSM SGI terkesan enggan menjawab.

“Saya lagi di rumah Jember bos, ni lagi ada undangan,” jawab Hartono lewat WhatsApp.

Hingga berita ini dilansir, Kepala Badan Pemerintah Desa dan Camat Jombang belum dapat dimintai keterangan.(KRO/RD/AS)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *