Connect with us

Banda Aceh

Suami Pergi Merantau, Istri Digarap “Penjahat Cinta” di Hotel

Published

on

77 views
Suami Pergi Merantau, Istri Digarap "Penjahat Cinta" di Hotel

RADARINDO.co.id – Banda Aceh : Demikian jika janji kata manis yang terucap pada bibir namun tidak dalam hati. Untaian indah membangun mahligai rumah tangga bisa dor dar.

Baca juga : Amrulloh Jadi Ketua Lembaga RCW Provinsi Lampung

Kesetiaan dan kerinduan berubah jadi kebencian. Apalagi kilauan permata bisa meruntuhkan cinta seseorang. Entah apa yang menjadi sebabmusabab sehingga rumah tangga pasangan Antoni (24) bukan nama sebenarnya, bersama istrinya Waini (28) berakhir sungguh menyakitkan, akibat penjahat cinta.

Pasangan suami istri asal Aceh yang sudah dikarunia 2 orang. Antoni berharap istrinya akan setia mendampingi hingga akhirnya hayatnya. Ternyata ia bagai menelan pil pahit.

Tatkala suaminya, Antoni tengah merantau ke negeri tetangga mencari nafkah. Meski sudah 18 bulan belum bisa kembali ke tanah air disebab pandemi.

Tiba -tiba Antoni mendapat kabar tak sedap. Istrinya Waini dikabarkan telah berpindah ke lain hati. Istrinya telah digarap “penjahat cinta”.

Karena digerebek oleh pihak keamaan saat melakukan razia di hotel. Disebutkan wanita bersuami tepergok tengah asyik berduaan dengan pria idaman lain di salah satu hotel di Banda Aceh, Sabtu (21/8/2021).

Pasangan bukan muhrim tersebut langsung diamankan petugas Satpol PP dan WH Banda Aceh dibantu TNI/Polri.

Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh Ardiansyah, di Banda Aceh, mengatakan bahwa perempuan yang diamankan tersebut sudah bersuami.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dalam keteranganya dikatakan bahwa Waini yang mempunyai suamisedang bekerja di Malaysia dan hampir dua tahun (18 bulan) tidak pulang, ternyata melakukan hubungan asmara dengan mantan pacarnya bernama Donok (31) bukan nama sebenarnya.

“Jadi istrinya ketahuan berselingkuh dengan pria lain, pacar lama menurut keterangan dia,” kata Ardiansyah.

Ardiansyah mengatakan, pasangan tersebut bukan berasal dari Kota Banda Aceh, melainkan datang dari Kabupaten Pidie ke ibu kota Provinsi Aceh itu untuk merayakan ulang tahun.

Baca juga : DPRD Gelar Paripurna Nota Jawaban Wali Kota Medan Penetapan Zona Aktivitas PKL

Mereka memboking salah satu kamar hotel di kawasan Peunayong Banda Aceh, hingga akhirnya diamankan petugas.

“Mereka akan dijerat dengan Qanun (peraturan daerah) Jinayat. Kami tidak main-main dalam penegakan syariat Islam,” ujarnya.

Atas kejadian tesebut sejumlah warga menyesalkan perbuatan terlarang, melakukan hubungan suami istri.(KRO/RD/YUDHA)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *