Connect with us

Headline

Mengenaskan, Suami “Cabut Nyawa” Istri Pakai Pisau

Published

on

21 views
Mengenaskan, Suami "Cabut Nyawa" Istri Pakai Pisau

RADARINDO.co.id – Jawa Tengah : Prilaku sadis dan keji yang diduga dilakukan seorang suami terhadap istri sendiri ini tak patut ditiru. Karena telah mencerminkan sosok kepala rumah tangga tidak bertanggung jawab.

Perbuatan ini yang nekad dilakukan seorang pria berinisial Ren, tega “mencabut nyawa” istri tanpa belas kasihan, menggunakan sebilah pisau.

Baca juga : Uang 12 Pejabat Kades, Nikmat Membawa Sengsara Bupati Probolinggo di Tangan KPK

Entah setan apa yang merasuki fikiran Ren (33) sehingga ia tega menusukan pisau ke leher istrinya Yoh (22) di Desa Bakal, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (29/8/2021).

Berdasarkan informasi, Ren sebagai suami namun belum memiliki kerja yang tetap alias pengangguran. Sedangkan, istrinya Yoh hanya bekerja di salah satu perusahaan swasta.

Berdasarkan penuturan keluarga korban dan warga sekitar, bahwa rumah tangga Ren dan Yoh sudah lama tidak harmonis karena diduga karena persoalan ekonomi.

Pelaku yang diketahui seorang pengangguran, sementara itu korban mencari nafkah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Sebelum terjadi peristiwa pembunuhan di depan toko material bangunan tersebut.
Konon kabarnya, ia sering melakukan kekerasan fisik atau KDRT terhadap istri sahnya.

Namun istri selalu mengalah. Ia tetap bekerja agar bisa menafkai keluarganya. Namun sang suami belum bersyukur bahkan katanya sering memukul istri.

Sementara itu, seorang warga setempat bernama Fauzan, yang menjadi salah satu saksi, mengatakan, awalnya ia melihat Yoh tersungkur di Jln dipukuli suaminya.

Pada saat kejadian, Fauzan sempat mencoba menangkap Ren namun gagal, karena Ren keburu kabur dengan sepeda motornya, sambil mengacungkan pisau.

Baca juga : Empat Cicing Satu “Gol” Digerebek Polsek Siak Hulu Saat Pesta Barang Haram

Selanjutnya, Fauzan bersama warga membawa korban ke Puskesmas 2 Batur. Ironisnya, petugas jaga belum ditempat. Korban akhirnya meninggal dunia saat akan dipasang infus.

Hingga berita ini dilansir, Kepolisian setempat belum bisa di mintai keterangan terkait perbuatan pelaku yang merupakan suami korban sendiri. (KRO/RD/TOM)