Connect with us

Headline

Perampok Toko Emas di Simpang Limun Medan Ditangkap, Satu Tewas Ditembak

Published

on

46 views
Perampok Toko Emas di Simpang Limun Medan Ditangkap, Satu Tewas Ditembak

RADARINDO.co.id-Medan: Polda Sumatera Utara mengadakan jumpa pers Rabu (15/9/2021) tentang pengungkapan kasus perampokan yang terjadi di pajak Simpang Limun, Medan Kamis (26/8/2021).

Baca juga : BNNK Siantar Ringkus Pengedar Narkoba

Kapoldasu irjen pol Panca didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Walikota Medan Bobby Nasution, Waka Poldasu Brigjen Pol Dadang Hartanto, Dir Krimum Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.

Ia mengatakan telah menangkap lima orang pelaku perampokan toko emas bersenjata api yang terjadi di Pajak Simpang Limun, Jalan SM Raja Medan.

Satu di antara yang diyakini sebagai otak dari aksi perampokan itu ditembak mati karna melawan petugas dengan berusaha melarikan diri saat di adakan rekontruksi

Aksi perampokan terjadi di pajak Simpang limun terhadap dua toko emas, yakni Toko Emas Aulia Chan dan Toko Emas Masrul dengan bersenjata api yaitu senjata laras panjang yg dibuat pabrikan.

“Namun tak bernomor legister dan beberapa pucuk pistol rakitan yg dibeli dari daerah Aceh” ungkap Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjjuntak kepada wartawan.

Kapoldasu menerangkan tersangka melakukan aksinya menggunakan senjata api. Mereka mengancam para petugas keamanan yang ada di Pajak Simpang Limun serta pemilik toko.

Dan menembak seorang juru parkir yangg berusaha menghalau para perampok tersebut dan mengenai samping leher.

Sebelum beraksi pelaku mengadakan pemantauan hari sebelumnya untuk membaca situasi toko mana yang akan menjadi target aksi mereka.

Para pelaku merencanakan aksi dengan matang terbukti dengan membaca situasi dan menutupi hari merekam dengan hensaplas guna tidak meninggalkan sidik jari dengan mengancam pihak keamanan dan pemilik tokoh mereka memecahkan etalase tempat emas dan membuka isi berangkas toko.

Aksi mereka di toko tersebut sebut tidak terekam CCTC karena toko tersebut tidak memasang alat tersebut, ungkap Kapolda Sumut.

Barang yang berhasil mereka gondol yaitu emas 6,8kg. Kelima tersangka yaitu HT, PS, Fa, Pra alias Bejo dan Dian.

Menurut dari keterangan tersangka aksi perampokan dirancang oleh HT sebagai ketua yang kini telah tewas ditembak polisi karena melawan dengan berusaha melarikan diri.

Baca juga : Siswi Kelas VI SD di Nias Tewas Dibunuh Pakai Pisau Dapur, Mayat Dibuang ke Parit

Saudara HT yang punya senjata api jenis wincester M1 carbine (laras panjang), pistol jenis FN rakitan, kemudian ada revolver juga rakitan.

Ide itu ditindaklanjuti dengan mencari orang yang mau melakukan aksi perampokan tersebut. Para tersangka dijerat
Pasal 365 ayat 2 ke-4 e dan 2-e serta Pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, ujar Kapolda Sumut.

Sejumlah pihak menyambut baik keberhasilan Polda Sumut menangkap lima orang perampok toko mas di Simpang Limun Medan. (KRO/RD/Han. Dalimunthe)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *