Allah Murka Terhadap Tidur Orang Posisi Tengkurap. Begini Alasanya

91 views

RADARINDO.co.id -Jakarta:
Tidur sangat baik bagi kesehatan seseorang. Tapi salah tidur bisa berakibat fatal bagi kesehatan. Bahkan akan Allah murka dengan posisi tidur seseorang, apabila.
Dalam kitab Risalah fiil Qowaaidil Fiqhiyah disampaikan, “Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh”.

Dalam posisi tidur setiap manusia dianjurkan sesuai ajaran agama Islam. Mengapa?Rasulullah menganjurkan ummatnya untuk menjauhkan lambungnya dari tempat tidur, yakni menghadap ke kanan ketika tidur.
Selain sunnah Rasul, ternyata posisi tidur ini juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh dalam kajian medis. Diantara manfaat tidur dengan posisi miring ke kanan adalah melancarkan sistem pernapasan, meringankan kerja jantung, menyehatkan paru-paru, dan menjaga kesehatan lambung.
Selain posisi tidur yang dianjurkan, ternyata ada posisi tidur yang sangat dimurkai oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Bahkan posisi tidur tengkurap ini disebut sebagai ciri-ciri penghuni neraka. Naudzubillahi mindzalik. Posisi tidur seperti apakah yang dimaksud? Posisi tidur yang dilarang dan sangat dimurkai oleh Allah adalah posisi tidur tengkurap, yakni posisi tidur yang menjadikan perut sebagai alas penyangga tubuh. Rasulullah SAW dalam hadistnya ketika Beliau mendatangi sebuah masjid. Ia melihat seorang yang tinggal di masjid Nabawi sedang tidur tengkurap. Kisah yang diriwayatkan oleh Thakhfah Al-Ghifari salah seorang yang tinggal di masjid Nabawi berkata,
“Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatangiku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. Lalu berkata: “Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.” Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, maka akupun kemudian bangkit.” (HR. Bukhari).
Dalam riwayat lain Rasulullah menjelaskan bahwa posisi tidur tengkurap adalah posisi tidurnya para penghuni neraka. Hadist ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang artinya:
“Tidur tengkurap adalah posisi tidurnya penghuni neraka.” (HR. Ibnu Majah).
Sebagai ummat muslim, tentu kita harus berusaha untuk mencari dan mengambil hikmah dari setiap perintah dan larangan Allah subhanahu wa ta’ala.
Termasuk dalam hal posisi tidur tengkurap, tidaklah Allah akan melarangnya jika ternyata posisi tidur tengkurap memang baik bagi hamba-Nya. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam ilmu kedokteran modern, posisi tidur tengkurap dibuktikan memberikan sejumlah efek negatif dan berbahaya bagi kesehatan tubuh. Posisi tidur ini dapat mengganggu pernapasan karena otot dada dan organ pernafasan tidak dapat bekerja maksimal karena tehimpit. Dengan demikian, dada akan tertekan dan membuat napas menjadi sesak.
Selain bagian pernafasan, tidur dengan posisi ini juga dapat menghimpit jantung. Dalam jangka waktu lama posisi seperti ini dapat membahayakan kesehatan jantung. Fungsi otak juga bisa terganggu dengan posisi ini. Pasalnya aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh begitu pula ke otak menjadi terganggu karena terhimpitnya jantung tadi.
Subhanallah, betapa banyak di antara kita yang senang dan sering tidur dengan posisi tengkurap.
Ternyata Allah melarang dan memurkainya karena membawa keburukan bagi hamba-Nya. Oleh karena itu, tidur tengkurap tidak hanya dapat memperburuk bagi kesehatan juga ciri ciri tidurnya penghuni neraka. (KRO/RD/BABE)