Aneh, Pelabuhan Perikanan Belawan Tak Tahu Ada Aktivitas Renovasi Di Gudang Abadi Jaya

108

RADARINDO.co.id-Belawan: Pihak Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) selaku pengelola pelabuhan, ternyata tidak mengetahui adanya aktivitas renovasi di Gudang Abadi Jaya (AJ).

Sejumlah warga mengaku heranya, bagaimana pun pihak yang berkompeten tidak mengetahui ada aktivitas. “Sungguh aneh saja”, ujar warga dengan nada singkat.

Awal terungkap hal tersebut tatkala konfirmasi yang dilakukan wartawan kepada Kepala Bidang Pengembangan PPSB, Martin, Senin (21-9-2020) siang.

“Kami tidak tau kalau ada penimbunan di Gudang itu. Mereka belum ada melapor sama kami”, begitu dikatakan Martin.

Mestinya, sambung Martin, mereka harus mendapatkan rekomendasi dulu dari kita sebelum melakukan aktivitas. Kalau gak ada rekomendasi dari kita, ya gak ada izin lah”, ujarnya dan mengatakan akan mengecek ke gudang tersebut.

Pantauan RADARINDO.co.id di Gudang Abadi Jaya, Senin pagi, tampak puluhan truk tronton antri di depan gudang tersebut untuk masuk dan menurunkan muatan tanah timbun, untuk menimbun lantai gudang AJ.

Sementara di bagian dermaga pada gudang perikanan tersebut, tampak puluhan orang pekerja terlihat sedang memperbaiki titi dan mencincang satu unit kapal ikan yang karam, untuk dapat diangkat dari dasar kolam.

Dua buah titi (semacam steger) masing-masing sepanjang sekitar 40 meter, yang menjorok ke arah laut sebagai lintasan ikan hasil tangkapan yang baru diturunkan dari lambung kapal, diperbaiki lantai papannya karena kondisi kayunya banyak yang sudah lapuk.

Sementara itu, pengelola gudang yang memimpin aktivitas renovasi tersebut, bernama Aliong, mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapat izin dari Perum Perindo (Perusahaan Umum Perikanan Indonesia) Cabang Belawan terkait renovasi gudang tersebut.

“Kita sudah ketemu dengan Pak Aryo (Kepala Cabang Perum Perindo Belawan-red). Dan pak Aryo bilang kita sudah bisa kerja”, ujar Aliong Senin (21/09/2020) pagi.

Ditanya soal apakah gudang AJ sudah mendapat izin penimbunan dari pihak PPSB, Aliong menjawab, “Saya memang belum datang sama mereka. Tapi nanti saya akan datang. Saya kan perlu persiapan kalau mau jumpa orang itu”, ujar Aliong dengan aksen bicara yang terdengar masih kurang sempurna kalimatnya.

Sementara itu, Kepala Perum Perindo Cabang Belawan, Aryo, belum berhasil dikonfirmasi. Menurut seorang staf bahwa pimpinan instansi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut sedang keluar kantor. (KRO/RD/Ganden)