Bagikan Bantuan Ribuan Alkes Covid-19, DPD IMM Sumut : Tangkal Paham-Paham yang Merusak Keutuhan NKRI

81

RADARINDO.co.id-Tapsel: Dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pengurus DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara membagikan ribuan alat kesehatan di beberapa Pondok Pesantren di Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (6/1/2021).

Adapun Pondok Pesantren tersebut yaitu, Pondok pesantren Abu Bakar Siddik di Desa Parau Sorat, Sipirok. Al Yusufiyah Desa Huta Holbung, Angkola Muara Tais. Al Azhar Bi Ibadillah, Desa Tahalak Ujung Gading, Batang Angkola. Babur Rahman, Desa Terapung Raya, Muara Batang Toru. Dan Pondok Pesantren Al Ittihadul Mukhlisin, Kelurahan Huta Tonga, Angkola Muara Tais.

Bantuan alat kesehatan tersebut, dibagikan berupa masker sebanyak 4700 pcs, 1500 botol hand sanitizer, 250 kotak vitamin c, 25 unit tangki disinfektan, dan 25 paket tablet disinfektan.

Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik Dewan Pengurus Daerah IMM Sumut, Zikri Azizan Lubis mengatakan, mereka membagikan bantuan Alkes Covid-19 kepada beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan, sebagai bentuk nyata kepedulian kepada santri dan santriwati terhadap apa yang sedang dirasakan terhadap pandemi Covid-19 ini.

“Kegiatan ini juga tidak terlepas atas kontribusi maksimal donatur dan pihak terkait lainnya,” kata Zikri.

Zikri mengharapkan, keberadaan pesantren yang ada di Tapanuli Selatan bisa menghasilkan santri dan santriwati yang peduli dan cinta kepada NKRI, dan menangkal paham-paham yang merusak keutuhan NKRI.

“Dan yang paling utama keberadaan pesantren bisa menjadi penangkal ideologi radikalisme. Dan menciptakan santri yang cinta kepada NKRI,” ujar Zikri.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Ittihadul Mukhlisin, Kelurahan Huta Tonga, Kecamatan Angkola Muara Tais, Ahmad Ridoan menyampaikan, mewakili semua tenaga pengajar, santri dan santriwati, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan tersebut.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, dan semoga di daerah kami, khususnya di Pondok Pesantren ini terhindar dari Covid-19. Dan kegiatan ini bisa jadi contoh bagi santri kami, untuk menjadi peduli kepada sesama,” ucap Ustad Ridoan. (KRO/RD/AMR)