Sumut  

BNCT dan Sei Mangkei Dry Port Teken MoU Perkuat Konektivitas Logistik Sumut

RADARINDO.co.id – Belawan : PT Belawan New Container Terminal (BNCT) dan Sei Mangkei Dry Port (BUP – PT Sei Mangkei Nusantara Tiga) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Kamis (18/12/2025) lalu di Kantor PT BNCT.

Penandatanganan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dan optimalisasi layanan Kepelabuhanan guna mendukung kelancaran arus logistik ekspor–impor di Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga: DPW FK PKBM Sumut Serahkan Bantuan ke Korban Bencana Alam di Langkat

Kerjasama ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas logistik antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dengan Pelabuhan Induk Belawan, sehingga alur distribusi barang dari kawasan industri ke pelabuhan dapat berjalan lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing.

Melalui Nota Kesepahaman ini, BNCT dan Sei Mangkei Dry Port akan menjajaki berbagai bentuk kolaborasi dalam optimalisasi layanan kepelabuhanan dan pengembangan skema logistik terpadu antara terminal laut dan terminal darat (dry port).

Inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif solusi logistik yang lebih efektif bagi pelaku usaha ekspor impor, sekaligus berkontribusi pada penurunan waktu dan biaya logistik.

President Director PT BNCT, Mohamed Suffian Bin Abdul Manaf, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen BNCT dalam memperkuat integrasi sistem logistik antara kawasan industri dan pelabuhan.

“MoU ini menjadi langkah awal untuk membangun konektivitas logistik yang lebih terintegrasi antara kawasan industri dan pelabuhan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui kolaborasi dengan Sei Mangkei Dry Port, BNCT berupaya menghadirkan solusi logistik yang lebih efisien dan andal bagi pelaku usaha ekspor impor, sekaligus mendukung pengembangan dry port sebagai bagian dari sistem logistik nasional.

Selain mendukung kebutuhan dunia usaha, kerjasama ini juga sejalan dengan upaya pengembangan dry port (terminal daratan) sebagai elemen penting dalam sistem logistik nasional.

Baca juga: Kajari Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Kasus Pemerasan

Langkah tersebut selaras dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menekankan penguatan konektivitas, integrasi antarmoda, serta peningkatan efisiensi logistik nasional.

Dengan di tekennya MoU ini, BNCT dan Sei Mangkei Dry Port diharapkan dapat memperkuat ekosistem logistik di Sumut, sekaligus mendukung peran Pelabuhan Belawan sebagai simpul logistik utama yang terintegrasi dengan kawasan industri strategis di Indonesia. (KRO/RD/Lubis)