BNN Diminta Usut Hasil Tes Urine Pejabat Pemko Medan Diduga Terlibat Narkoba

191

RADARINDO.co.id-Medan: BNN Sumatera Utara diminta mengusut hasil tes urine oknum pejabat Pemko Medan yang diduga terlibat narkoba.

Artinya, BNN agar koordinasi dengan Wakikota Medan, Bobby Nasution agar menyerahkan nama oknum pejabat Pemko Medan diduga menggunakan narkobota.

Baca juga : DPRD Medan Minta Dishub Perketat Uji KIR Truk Trailer Jangan Hanya Formalitas

“Guna ditindaklanjuti ke ranah hukum. Jika dilakukan pembiaran dan tidak mendapat efek jerah pada oknum pengguna narkobata, bisa mempengaruhi kejiwaan dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” ujar sumber.

Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan Haris Kelana Damanik ST dukung penuh gebrakan yang dilakukan Walikota Medan Bobby Afif Nasution melakukan tes urine Narkoba kepada seluruh pejabat Pemko Medan.

Haris berharap hasil tes urine Narkoba sejatinya harus transparan bukan merahasiakan hasil pemeriksaan.

“Kita berharap hasil tes urine terhadap pejabat Pemko Medan kiranya diumumkan secara terbuka kepada publik. Sehingga, tidak menimbulkan kecurigaan dan bila ada yang terbukti dapat memberikan efek jera kepada wartawan,” Haris Kelana Damanik, Minggu (3/4/2022).

Hal itu menyikapi tes urine kepada 125 pejabat Pemko Medan. Menurut Haris, tes urine Narkoba yang mengancam dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) sehingga langsung diumumkan hasilnya.

Baca juga : Dewan Minta Lurah dan Kepling Permudah Urusan Warga

Dijelaskan hes urine kepada 82 pegawai Kecamatan Medan Selayang pada Jumat (1/4/2022) agar diumumkan juga.

Jangan hanya tes urine kepada supir Angkot diumumkan seketika. Namun tes urine kepada pejabat terkesan dirahasiakan, tandas Haris.

Hingga berita ini dilansir, Walikota Medan dan Kepala BNN Sumut belum bisa dimintai keterangan. (KRO/RD/Ptr)