Bupati Humbahas Hadiri Pra Musrenbang RKPD Sumut 2025

11

RADARINDO.co.id – Doloksanggul : Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor SE bersama 8 Kepala Daerah di zona Dataran Tinggi (Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Karo, Tapanuli Utara, Samosir, Toba, Pakpak Bharat dan Kabupaten Dairi), menghadiri Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Sumut tahun 2025, Selasa (16/1/2024) di Sibayak Hotel, Berastagi, Kabupaten Karo.

Baca juga : Bupati Samosir Usulkan Penanganan Jalan Provinsi

Musrenbang RKPD 2025 itu dibuka Pj Gubernur Sumut (Gubsu), Hassanudin dan dihadiri Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho.


Pj Gubernur, Hassanudin menjelaskan, ada empat program prioritas pembangunan daerah Sumut yakni kualitas sumber daya manusia dan sosial, pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan tata kelola pemerintah.

Dijelaskan, terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sosial masyarakat, hal ini untuk menjawab permasalahan di bidang pendidikan, kesehatan, kemiskinan, kesetaraan gender, iklim demokrasi, dan ketahanan bencana, yang akan diwujudkan melalui sejumlah kegiatan strategis.

“Seperti pelaksanaan SMA terbuka, pembangunan ruang kelas baru, pemberian makanan pendamping ASI Balita, layanan mobil kesehatan mental dan perlindungan kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.

Terkait peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif, Hassanudin menyebutkan pertumbuhan ekonomi ini akan menjawab permasalahan penanganan pengangguran, pertumbuhan UMKM, peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga : KPK Usut Dugaan Suap Perusahaan Jerman ke Pejabat RI

Peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Terakhir peningkatan tata kelola pemerintah yang berkualitas dan inovatif, dalam rangka menjawab permasalahan peningkatan nilai reformasi birokrasi, sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan pelayanan publik dan lainnya.

Pj Gubsu Hassanudin meminta kepada kabupaten/kota untuk memberikan masukan yang konstruktif dan berbasis parsial dengan memperhatikan daya dukung dan keberlanjutan, disesuaikan dengan kewenangan yang diatur dalam undang-undang.

Dalam Pra Musrenbang itu, Bupati Humbahas mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbahas sejak 2019 sampai saat ini mendapat nilai BB pada SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah). SAKIP ini sangat banyak dampaknya.

Prestasi itu merupakan suatu kerja keras seluruh OPD dalam memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat. Sehingga, apa yang diraih saat ini menjadi salah satu tolak ukur bahwa Pemerintah Kabupaten Humbahas mampu bekerja secara baik, katanya. (KRO/RD/RS)