Bupati Kampar Tinjau Posko Satgas Covid-19 Desa Tarai Bangun

78
Bupati Kampar Tinjau Posko Satgas Covid-19 Desa Tarai Bangun
Bupati Kampar Tinjau Posko Satgas Covid-19 Desa Tarai Bangun

RADARINDO.co.id – Kampar : Kabupaten Kampar saat ini telah memasuki Level-3 dalam penyebaran Covid-19, dimana level ini tinggal selangkah lagi akan memasuki level 4 yang harus memberlakukan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat apabila penyebaran Covid-19 tidak menurun.

Baca juga : Dewan Pembina Bersama Ketua RCW Asahan Hadiri Pemasangan Plang KORAN RADAR GROUP

Mengingat hal tersebut, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 2, 3 dan 4.

Maka seluruh tim Satuan Tugas Covid-19 ditekankan kembali mengaktifkan posko-posko covid-19 mulai ditingkat kabupaten sampai tingkat desa.

Dengan demikian, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH bersama Kapolres Kampar AKBP M Kholiq. SIK. MH meninjau langsung Posko Imbangan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Rabu (28/07/2021).

Saat peninjauan, Bupati kampar Catur Sugeng Susanto SH, MH menyerahkan beberapa alat prokes seperti Masker dan Hand Santizer.

Pada kesempatan tersebut bupati kampar mengingatkan agar seluruh masyarakat terlebih para perangkat desa untuk selalu menjaga protokol kesehatan.

Khusus untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 agar diperhatikan terus oleh petugas satgas termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Baca juga : Bupati Samosir Bersama Pimpinan Perangkat Daerah Monitor Bantuan Korban Bencana Alam Angin Kencang

Pantau terus secara door to door khusus masyarakat yang sedang di isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Lihat kondisinya setiap saat termasuk kondisi stok logistik atau sembako dirumahnya,” ungkap Catur.

Kepala Desa Andra Maistar. S.Sos pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa untuk Kecamatan Tambang Desa Tarai Bangun tertinggi penyebaran Covid-19 karena berbatas langsung dengan Kota Pekanbaru.

Tarai bangun sendiri saat ini dari Januari 2021 total Kasus 201, MD 9 orang, dirawat 11, sembuh 152 serta Isolasi mandiri saat ini sebanyak 29 orang, ungkap Andra. (KRO/Diskom/SM)