Bupati Taput Tegaskan Percepatan BLT ke 11 Kelurahan Tahap II

19 views

RADARINDO.co.id – Taput :
Untuk mengkondusifkan kesejahteraan masyarakat ke 11 Kelurahan yang terdampak Covid-19 di Tapanuli Utara (Taput,).
Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, memimpin rapat terkait percepatan dan mekanisme penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kelurahan bersama 11 Lurah se-Kabupaten Tapanuli Utara, bertempat di Sopo Rakyat Kanopi Rumah Dinas Bupati, Kamis (28/05/2020).
“BLT kepada warga kelurahan ini harus dapat kita salurkan dalam waktu dekat ini agar tidak menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Untuk itu data kelurahan yang belum kelar agar segera diselesaikan malam ini. Besok data penerima BLT tersebut sudah harus diinfokan kepada warga, Daftar penerima bantuan ini harus segera disosialisasikan secara terbuka, tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Lakukan koordinasi dengan instansi terkait agar penyalurannya dapat segera terlaksana cepat dan tepat,” ucap Nikson Nababan.
Nikson juga mengatakan bahwa bantuan kepada warga miskin di kelurahan ini termasuk warga yang terdampak perekonomiannya akibat pandemi covid-19 diluar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah Pusat. Dijelaskan juga bahwa BLT ini sebesar Rp600 ribu per KK dan direncanakan untuk bulan Mei dan Juni, merupakan bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Tapanuli Utara.
“Dengan adanya PKH, BST, BLT Sembako Provinsi, BLT Kelurahan dan BLT Dana Desa kita berharap masyarakat yang sangat membutuhkan sudah terbantu, kita juga telah memberikan bantuan bantuan sembako pada warga yang pekerjaannya sangat terganggu akibat covid-19 ini,” lanjutnya.
“Data sementara kita saat ini ada sebanyak 1.438 KK penerima BLT Kelurahan selain beberapa kelurahan yang belum selesai datanya, Seluruh Lurah harus menuntaskan datanya malam ini. Lakukan verifikasi yang benar-benar layak dibantu termasuk lansia yang layak dibantu. Perlu juga pertimbangkan dengan baik bagaimana kita mengatur dana APBD ini agar dapat kita pergunakan hingga akhir tahun ini,” tambah Nikson.
“Sebagai pamong, anda sekalian sebagai aparatur yang langsung bersentuhan dengan masyarakat harus mampu melaksanakan arahan pimpinan dan atasan, arahan itu harus cepat di ‘follow up’ dan ditindaklanjuti apalagi dalam situasi musibah saat ini, mata dan telinga kita harus peka. Saya melihat ini sebagai misi kemanusiaan, tunjukkan keiklasan kita dalam bekerja. Lakukan antisipasi demi membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” terangnya.
Rapat ini juga dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Asset Daerah James Simanjuntak, Kadis Sosial Irwan Hutabarat, Kepala BPBD Bonggas Pasaribu, Kabag Perencanaan dan Keuangan Sasma Situmorang dan Tapem Josua Situmeang.
“Mari bekerja keras termasuk dalam penataan Kota Tarutung dan beberapa kota lainnya karena keberhasilan pembangunan ini termasuk dari peran aktif dan dukungan para lurah. Lakukan dialog door to door dengan warga agar tercapai solusi, mari kita cerdaskan masyarakat agar turut mendukung pembangunan seperti pelebaran jalan, drainase dan pelebaran sungai sebagai upaya mengatasi banjir, hal ini sangat butuh dukungan kerjasama warga dalam mengatasi masalah banjir,” akhir arahanya.(KRO/RD/Reno H)