Cegah Pungli SKT Camat Panggil 9 Kades dan Lurah Se Kecamatan Sei Suka

57

RADARINDO.co.id – Batu Bara: Camat Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Listen Samosir SE, memanggil  9 Kepala Desa (Kades) dan satu Lurah yang bertugas dibawah jajarannya, untuk membahas terkait pengurusan Surat Keterangan Tanah (SKT) ukuran 10 meter x 20 meter.

Warga dusun II Desa Kuala Tanjung atas nama Normah, dikenakan beban sebesar Rp1 juta oleh oknum Kades Kuala Tanjung (Us). Namun karena tidak memiliki uang sebanyak yang di minta, sebagai gantinya Norma memberikan Hp redmi not 5 miliknya anaknya.

Menyikapi penjelasan Kades Kuala tanjung yang mengatakan biaya pengurusan SKT Camat sebesar Rp300 ribu jika melalui kantor desa, Camat Listen memanggil dan mempertanyakan hal tersebut kepada semua Kades dan Lurah sekecamatan Sei Suka.


Namun pada pertemuan di ruangan Aula kantor Camat tersebut, Kades Kuala Tanjung (Us) tidak tampak hadir, Senin (19/10/2020).

Menurut Ilham Fahmi anak kedua Normah, Hp Redmi not 5 tersebut merupakan satu-satunya Hp untuk belajar daring adiknya Azhari yang sedang duduk  dibangku kelas XI  SMK Swasta Budi Dharma Indra Pura.

Rencananya Pembuatan SKT Camat adalah untuk meminjam  uang  dikoperasi sebesar Rp2 juta dan uang tersebut untuk membayar tunggakan SPP Azhari yang sudah tertunggak sebesar Rp8 juta.

Takut kalau azhari tidak bisa mengikuti ujian, maka kami berusaha membayar tunggakan SPP tersebut. Dengan adanya permasalahan yang di lakukan kepala Desa (Us) menjadi pemberitaan di beberapa media online, saya sempat di  intimidasi oleh oknum RS.

RS mengatakan jika tidak menghadiri undangan kades, maka  Kepala Desa dan Oknum Polisi akan mendatangi  PT S4, untuk meminta agar dirinya dikeluarkan kerja dari PT S4, ujar Ilham fahmi.

 

Lebihlanjut Ilham Faham menjelaskan, sekarang ini Azhari masih tertunggak uang SPP di bulan Oktober 2020 ini. Mendengar ucapan Ilham Fahmi, sontak membuat Kades kuala indah, (Matsyah) terharu simpati dan spontan menawarkan bantuan uang SPP Azhari, serta disusul oleh Kades Pematang Kuing Ponidi, menyerahkan uang sebesar Rp2 juta melalui Matsyah.

Pada kesempatan tersebut Mansyah langsung memberikan uang bantuan SPP Azhari 4 bulan, sebesar Rp1 juta kepada Ilham Fahmi.

Matsyah berpesan kepada ilham fahmi, kedepan Uang SPP Azhari saya akan tanggung, datang aja kekantor, ujar Matsyah, kepada ilham Fahmi.

Dikesempatan yang sama Camat Sei suka Listen Samosir, SE mengatakan, pembuatan pengurusan SKT tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

Perkataan Kades (Us) itu tidak benar, dan saya sudah sering mengingatkan dan memberi pandangan kepada para Kades agar jangan memungut biaya pembuatan SKT.

Pernyataan Camat ini didukung Surat pernyataan dari 8 Kades dan 1 lurah yang ditanda tangani dan di bubuhi stempel masing-masing kepala desa dan Lurah sekecamatan Sei Suka.

Camat Listen juga mengatakan bahwa kades kuala tanjung (Us) dalam permasalahan ini sudah beberapa kali diminta hadir dikantor Camat. Bahkan beberapa kali undangan rapat dikantor Camat beliau tidak pernah hadir.

“Selama saya menjabat Camat sejak bulan Februari 2020, dia tidak pernah nampak hadir di kantor Camat ini,” ujar Listen.

Camat listen menegaskan terkait kesalahan kades kuala tanjung, pihaknya sudah melaporkan melalui surat, kepada Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP, Cq Kabag Pemerintahan. Surat laporan tersebut berisi 8 item tentang berbagai kesalahan yang telah di lakukan US sebagai Kades Kuala Tanjung, papar Listen Samosir.
(KRO/RD/DHASAM)