RADARINDO.co.id – Hamparan Perak : Dampak musim kemarau, sekitar 1000 Ha lahan persawahan di Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dilanda kekeringan hingga terancam gagal panen.
Dari amatan yang dilakukan media ini, Kamis (12/2/2026), tampak areal persawahan yang berada di Dusun III, Desa Paluh Manan, mengalami kekeringan dan tampak permukaan tanahnya retak-retak.
Baca juga: UPT I Hamparan Perak Bersih-bersih Sambut Bupati Deli Serdang Resmikan Jembatan Sei Bederak
Salah seorang petani bernama Ali Gusrin Siregar (63) mengaku resah dengan kondisi lahan pertaniannya. “Kalau sampai bulan April mendatang tidak ada turun hujan, bisa gawat padi saya ini. Bisa gagal panen saya,” ujar Siregar sedih saat ditemui di sawahnya.
Ia berharap agar petani di Desa Kota Rantang mau sedikit berbagi untuk menyalurkan air, sehingga kekeringan di lahan pertanian mereka bisa dapat teratasi meski tidak maksimal.
“Kekeringan yang kami alami disini sebenarnya ada solusinya, yaitu dialirkannya air dari Kota Rantang. Tapi mereka hanya mau mengalirkan airnya kemari kalau mereka sudah tidak butuh lagi,” keluh Siregar.
Menurut Siregar, biasanya hasil panen padi dari sawahnya bisa mencapai 7 hingga 8 ton gabah per hektarnya, jika kebutuhan air normal/stabil. Namun, musim panen kali ini sangat diragukan bisa mencapai seperti biasa.
Amatan media ini di areal persawah Dusun III tersebut, tampak beberapa orang petani yang memiliki mesin pompa, menyedot air sungai yang ada di samping untuk mengairi sawahnya.
Sementara, petani lainnya yang tidak memiliki mesin pompa seperti Siregar, apalagi lokasi sawahnya sangat jauh dari sumber air sungai, hanya bisa pasrah dengan keadaan. “Saya ini sudah tidak punya mesin pompa, jauh pula dari sungai,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, salah seorang Pemerhati Pertanian di Hamparan Perak, Ery Tanjung (65) mengatakan, seharusnya pemerintah serius menyikapi kekurangan air para petani dengan membangun waduk.
Baca juga: Pemko Tanjungbalai Tetap Jalankan Program MBG Selama Ramadhan
“Menurut saya, untuk mengatasi masalah kekeringan, sudah bisa di Hamparan Perak ini dibangun waduk. Disini kan banyak tanah PTP, ya diambil aja sekitar 5 Ha untuk bangun waduk, kan nantinya bisa memenuhi kebutuhan air para petani. Selain itu juga nantinya bisa menghasilkan perikanan dari waduk tersebut,” ujar Tanjung serius. (KRO/RD/Ganden)







