Dinas Koperasi dan UMKM Provsu Serahkan Bantuan ke Pemkab Batu Bara

74

RADARINDO.co.id – Batu Bara: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara, Dr M Ridha Haykal Amal, SH, MH bersama Kepala UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Pemprovsu, Andri Mulia Sebayang, SE beserta rombongan, melakukan kunjungan ke Kabupaten Batu Bara dalam rangka pemberian bantuan alat mesin batik printing.

Dalam kunjungan tersebut disambut oleh Bupati Batu Bara, Ir H Zahir, MAP didampingi Ketua Dekranasda Ny. Maya Indriasari Zahir, Plt Kadis UMKM Kabupaten Batu Bara, dr Dewi Chailaty menerima kunjungan dari Kepala Dinas Koperasi dan UMKM pemprovsu beserta rombongan di Aula Rumah Dinas Bupati, Komplek Perumahan Inalum Tanjung Gading, Kecamatan Seisuka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (20/01/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Zahir menyampaikan sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi Sumatera Utara terutama berterima kasih kepada gubernur Sumut Bapak Edy Rahmayadi dan Ny. Nawal Edy selaku ketua Dekranasda Provinsi Sumatera utara yang telah memberikan bantuan mesin batik printing yang lengkap.

Menurut Bupati, bantuan ini akan sangat berguna bagi pelaku UMKM dibidang batik. Sehingga nantinya Kabupaten Batu Bara akan bertambah satu jenis batik, yaitu batik printing. Dan akan menambah pendapatan ekonomi masyarakat Batu Bara dibidang usaha batik.

“Saya minta kepada dinas UMKM akan memanfaatkan sebaik baiknya alat ini dan harus menjaga sebaik baiknya pula,” kata Zahir yang merupakan Politisi dari PDIP ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprovsu menambahkan, diberikannya bantuan alat mesin batik printing ini kepada Kabupaten Batu Bara agar UMKM yang berada di Kabupaten Batu Bara sejalan dengan pembangunan Kabupaten Batu Bara yang akan menjadi kota metropolitan di Sumatera Utara.

“Disamping itu juga, kami memberikan bantuan alat ini karena kami melihat Bupati dan ketua Dekranasda Kabupaten Batu Bara sangat perhatian, aktif dan peduli pada pelaku UMKM, Koperasi dan Industri. Terlebih dibidang usaha batik dan kain tenun,” ungkap Dr. M. Ridha. (KRO/RD/DHASAM)