DPRD Medan Minta Ruko di Areal Pemukiman Ditindak

59
DPRD Medan Minta Ruko di Areal Pemukiman Ditindak
DPRD Medan Minta Ruko di Areal Pemukiman Ditindak

RADARINDO.co.id-Medan : DPRD Medan Minta Ruko di Areal Pemukiman Ditindak. Anggota Komisi A DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Saputra, ST meminta Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution agar menindak tegas pemilik khususnya pejabat terkait yang mengeluarkan izin pendirian bangunan yang disinyalir menyalah dan bermasalah.

Edi menegaskan pihaknya siap mendukung program dan sikap tegas Bobby Nasution yang dinilai tegas menyikapi permasalahan bangunan bermasalah di daerah yang dipimpinnya .

Edi Saputra menyampaikan itu kepada wartawan di Medan, Selasa (13/4/2021) menyikapi informasi dan keluhan diterimanya dari warga Jalan Damar lll No.21 Kelurahan Pulo Brayan Darat II Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, kemarin.

Baca juga : Keistimewaan Al Qur’an

Edi Saputra mengaku warga tersebut menyampaikan terkait adanya seorang pengusaha sedang melakukan pembangun ruko sebanyak 10 pintu areal pemukiman tersebut.

“Warga tersebut meminta kepada saya agar mempertanyakan apakah diperbolehkan membangun ruko di kawasan pemukiman warga,” kata Edi Saputra.

Menyahuti informasi dan keluhan warga tersebut, Edi Saputra langsung mempertanyakan persoalan itu ke pejabat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan di sela-sela Rapat DPRD Kota Medan dengan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Medan tahun anggaran 2020 pada Senin dan Selasa (12 dan 13/4/2021) di gedung dewan

“Saat kita pertanyakan kepada pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menyatakan pihaknya mengeluarkan izin setelah adanya rekomendasi Dinas Perkim.

Sebaliknya saat kita pertanyakan ke Dinas Perkim, malah mereka menyatakan pihaknya mengeluarkan izin setelah adanya persetujuan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,”katanya.

Edi Saputra mengaku sikap ‘buang badan’ kedua pejabat Pemko Medan tersebut, membuktikan kurang siap dan tidak bertanggungjawabnya pejabat tersebut dalam mengemban amanah yang diberikan kepadanya.

“Jika beginilah cara kerja pejabat di Pemko Medan, berarti mereka samasekali tidak memahami dan mendukung semangat Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution untuk menata Kota Medan lebih baik dari sebelumnya.

Yakni semangat Walikota Medan yang tegas akan membangun dan menata Kota Medan tidak semrawut seperti selama ini,”ujar wakil rakyat asal daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Medan Denai, Kota, Area, dan Amplas.

Lihat juga : Kapolsekta Medan Area Kunjungi “Komplek Tangguh” Perumahan Menteng Indah

Untuk itu, Edi Saputra meminta Pemko Medan dibawah kepemimpinan Walikota, M.Bobby Afif Nasution dan Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman agar menindak mengevaluasi siapa saja pejabat yang dinilai tidak mampu mengikuti dan menjalani program Walikota Medan, M.Bobby Afif Nasution.

“Apalagi pejabat-pejabat yang selama ini sering bermain di pendirian bangunan bermasalah, yang semata-mata untuk meraup kepentingan materinya semata,” tukas Sekretaris Fraksi PAN DPRD Medan ini. (KRO/RD/Ptr)