Durian “Kucing Titun” Medan Bikin Mak Nyus

449 views

RADARINDO.co.id-Medan : Buah durian identik dengan duri yang tajam, serta bau yang menyengat setajam duri dari kulit buah durian tersebut.

Namun demikian, bau harum buah durian bisa menyedot selerah seseorang. Tidak heran sejak dari dulu durian tetap menjadi makanan pavorit khususnya orang Sumatera dan pulau Jawa. Apalagi mendengar nama buah durian dengan istilah sebutan “Kucing Titun”. Buah durian “Kucing Titun” didalam buahnya hanya 1 biji saja paling banyakpun 2 biji, nah biasanya buah yang ke 2 lebih kecil. Namun rasanya sunggu nikmat luar biasa.
Beberapa turis mancanegara khususnya Malaysia, India, Singapura, Tailand, sangat menyukai durian. Apalagi durian “Kucing Titun” memiliki keunggulan rasa dibanding bentuk yang biasa.

Jika Medan terkenal durian Medan, ada ” Kucing Titun” sedangkan dari Malaysia ada jenis durian Musang King. Dulu durian Medan itu lebih enak dan terkenal dari Malaysia, dan Tailand. Kemudian pada awal tahun 1980 an, tanaman durian dijadikan percobaan dan perkawinan silang. “Saat ini dunia perkebunan dan pertanian Malaysia dan Tailand sudah lebih unggul dari kita,” ujar Lim Cun Hwat (60) warga kota Medan yang saat ini memiliki tanaman durian, dan jambu madu seluas 30 ha di kabupaten Deli Serdang. Belakangan ini, para turis Asia khususnya mereka dari etnis kulit putih sangat menyukai buah durian Medan. Buah durian karena selain rasanya lezat dan jaya protein, ternyata mempunyai khasiat lain seperti bisa turunkan depresi. Dengan catatan asal mengkonsumsinya tidak berlebihan. Sesuatu yang dimakan dengan berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan.
Durian juga ternyata mengandung antioksi dan yang cukup tinggi. Tidak hanya itu, dalam 100 gram durian ada sekitar 27 gram karbohidrat, 1,5 gram protein, 4 gram serat, 5 gram lemak, vitamin A sebanyak 44 IU, vitamin C sebanyak 20 mg, dan fosfor 29 mg, magnesium 30 mg. Kandungan-kandungan ini dikemas dengan kemanfaatan yang banyak bagi kesehatan.

Beberapa manfaat buah durian bagi kesehatan, seperti dilansir dari Boldsky, baru-baru ini. Menurut World Journal Of Pharmaceutical Research, buah durian mengandung asam amino bernama tryptophan. Ini adalah senyawa penginduksi tidur alami yang memetabolisasikan hormon melatonin dan serotonin. Melatonin terlibat dalam siklus tidur-bangun dan serotonin terlibat dalam mempromosikan tidur, suasana hati, dan kognisi dan menurunkan risiko depresi dan stres.


Di antara senyawa bioaktif dalam buah durian adalah senyawa yang mengandung belerang seperti ethanethiol dan turunan disulfida dan kandungan gula yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Buah durian membantu menjaga tingkat tekanan darah karena adanya senyawa ini.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa individu sehat yang mengonsumsi buah durian memiliki tingkat tekanan darah yang stabil. Dapat menstabilkan gula darah. Dalam sebuah studi kecil, buah durian telah terbukti meningkatkan homeostasis glukosa dengan mengubah sekresi insulin dan aksinya pada 10 pasien diabetes. Mereka mengkonsumsi buah dan mengalami peningkatan kadar insulin yang signifikan.

Dapat meningkatkan energi. Karena buah durian tinggi karbohidrat, mengkonsumsinya akan membantu mengisi kembali tingkat energi yang hilang. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu untuk dicerna, memicu kontraksi otot yang memberi tubuh Anda energi yang tahan lama.

Makan buah durian akan memberikan energi dan mengurangi kelelahan dan keletihan, dapat membantu pencernaan. Buah ini merupakan sumber serat yang baik yang memainkan peran penting dalam kesehatan pencernaan. Sel-sel usus besar menggunakan serat sebagai bahan bakar yang membantu menjaga mereka tetap sehat. Serat juga menjaga saluran pencernaan Anda dengan menambahkan kotoran ke tinja dan menjaga buang air besar secara teratur.

Sedangkan ekstrak cangkang durian diketahui mengandung obat penghilang rasa sakit dan antibiotik. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Southern Medical University, ekstrak cangkang durian dapat membantu meredakan batuk karena sifat penghilang rasa sakit dan antibiotik.

Meningkatkan pertumbuhan sel darah merah. Buah durian merupakan sumber asam folat dan zat besi yang baik. Mineral-mineral ini membantu produksi hemoglobin. Asam folat diperlukan untuk pembentukan dan pertumbuhan sel darah merah, sementara zat besi diperlukan untuk produksi hemoglobin, protein yang bertanggung jawab untuk membawa oksigen ke sel dan organ lain.

Menurut American Bone Health, 85% fosfor tubuh hadir dalam tulang sebagai kalsium fosfat.
Sebuah penelitian telah menunjukkan potensi penggunaan buah durian dalam mengobati infertilitas pada PCOS. Durian tidak hanya baik untuk kesehatan, tapi durian “kucing titun” Medan rasanya bikin mak nyus, pengen ketagihan terus. (KRO/RD/Jkt/BC)