Gelar Patroli Malam, Polsek Talang Padang Bubarkan Puluhan Remaja Saat Main Game Online

14 views
Gelar Patroli Malam, Polsek Talang Padang Bubarkan Puluhan Remaja Saat Main Game Online
Gelar Patroli Malam, Polsek Talang Padang Bubarkan Puluhan Remaja Saat Main Game Online

RADARINDO.co.id – Gisting : Gelar Patroli Malam, Polsek Talang Padang Bubarkan Puluhan Remaja Saat Main Game Online.

Polsek Talang Padang Polres Tanggamus membubarkan kegiatan turnamen Game Online di salah satu Caffe di Pekon Kutadalom, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Senin (15/3/21) pukul 21.40 Wib.

Kapolsek Talang Padang AKP Sarwani, SE mengungkapkan pihaknya membubarkan kegiatan yang diikuti oleh 80 orang remaja yang masing-masing berasal dari dari Kecamatan Pulau Panggung, Talang Padang, Pugung, Gunung Alip, Gisting dan Kota Agung.

Baca juga : Polrestabes Medan Tangkap Dua Bandar Besar Narkotika Jenis SS 


“Guna mengantisipasi terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19, Polsek Talang Padang membubarkan para remaja tersebut saat melakukan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan tadi malam,” ungkap AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK, Selasa (16/3/21).

Gelar Patroli Malam, Polsek Talang Padang Bubarkan Puluhan Remaja Saat Main Game Online
Gelar Patroli Malam, Polsek Talang Padang Bubarkan Puluhan Remaja Saat Main Game Online

Menurut AKP Sarwani, pembubaran itu dilakukan karena turnamen tersebut melanggar Perbup Tanggamus No. 55 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Personel yang melalukan patroli selanjutnya memberikan himbauan kepada pengunjung Caffe dan pemain turnamen agar segera pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Baca juga : Ketua PAC PP Kota Pinang Dicopot Karena Langgar AD

Kapolsek menambahkan, berdasarkan hasil pendataan diketahui kegiatan turnamen tersebut diadakan dalam rangka pembukaan cafe milik Jaka Werdana warga Kota Agung, Tanggamus.

“Selanjutnya Jaka sebagai pemilik sekaligus penyelenggara kegiatan tersebut akan dipanggil ke balai Pekon Kutadalom guna diberikan teguran serta sanksi supaya tidak mengulangi kegiatan yang menimbulkan kerumununan,” pungkasnya. (KRO/RD/Nizal)