Gugus Tugas Tes Swab Massal di DPRD Sumut

101
Petugas medis memeriksa pasien dengan SWAB Test di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (8/4/2020). Tes dengan sistem tersebut dilakukan guna mempersempit penyebaran COVID-19 di wilayah Depok dan sekitarnya. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.

RADARINDO.co.id-Medan:
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) melakukan tes swab (usap) secara massal terhadap anggota DPRD Sumut, aparatur sipil negara (ASN) maupun staf di gedung dewan, Selasa (29/9/2020). Wakil Ketua DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani mengatakan, tes usap terhadap anggota dewan guna mengantisipasi penyebaran virus corona. Apalagi, ada beberapa orang pegawai dilaporkan terpapar virus corona.

“Kita mendukung gugus tugas dan petugas kesehatan untuk melakukan tes usap di DPRD Sumut. Sehingga bisa diputuskan langkah yang diambil untuk ke depan, khususnya bagi orang yang dinyatakan terpapar,” ujar Rahmansyah Sibarani.

Jumlah anggota DPRD Sumut, periode 2019 – 2024 sebanyak 100 orang. Bersama dengan ASN, staf, security maupun pegawai lainnya, jumlah orang yang mengikuti swab tes Covid-19 oleh gugus tugas tersebut, diperkirakan lebih dari 200 orang.


Sedikitnya, ada tiga anggota DPRD Sumut yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19. Mereka terpapar setelah melakukan perjalanan dari daerah zona merah di tengah pandemi Covid-19. Jumlah dewan yang terpapar ini belum termasuk pegawai.

Anggota DPRD Sumut Benny Sihotang menyampaikan, tes Covid-19 oleh petugas kesehatan sangat positif guna memastikan anggota dewan, ASN maupun staf, apakah sudah terpapar atau tidak.

“Dengan keluarnya hasil tes swab ini, kita bisa menindaklanjutinya dengan keluarga. Soalnya, beberapa di antara anggota dewan yang dinyatakan positif, pernah kontak erat dengan sesama rekan. Termasuk saya pernah kontak erat,” ujar Benny Sihotang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah menyampaikan, kasus penyebaran virus corona mencapai 10.123 orang. Sebanyak 6.636 orang di antaranya dinyatakan sembuh. Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 423 orang. (KRO/RD/Ano)