Medan  

Heri Susandi Mundur Calon Kepling Saat Kompetisi, Pernyataan Lurah Bikin Bingung

RADARINDO.co.id-Belawan: Kandidat nomor urut 2 Heri Susandi yang mencalonkan diri sebagai kepala lingkungan 8, di kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, mengundurkan diri saat kompetisi berlangsung.

Baca juga : Bu Mega Akhirnya Akan Mendukung Ganjar Pranowo

Menurut keterangan Sandi, kompetisi pemilihan calon kepala lingkungan dinilai tidak kooperatif. Beberapa temuan yang menurutnya janggal.Demikian ujar Heri Susandi saat di temui di Kediamanya Minggu (26/62022) Siang.

“Iya saya memang mengundurkan diri saat kompotisi berlangsung karena tidak koperatif seperti data pendukung”, ujarnya.

Pendukung saya (KK) nya lingkungan (8) domisilinya lingkungan (7), itu tidak boleh. Akan tetapi saya lihat kandidat pertama pendukungnya (KK) lingkungan (8) tempat tinggalnya lingkungan (29) Pekan Labuhan.

“Itu ada saya lihat, lalu pak Lurah bilang kepada saya data ganda boleh, dan Pak Lurah bilang kepada Kandidat Pertama tidak Boleh, jadi hal seperti ini kesanya saya mengutip (kK) di warga keliatanya memaksa”, jelas Sandi.

Calon kepling kandidat ke (3) bernama IQBAL Siregar, kami telusuri KK nya bukan linkungan (8), akan tetapi kenapa bisa mencalonkan diri sebagai Kepling Lingkungan 8, ucap Sandi.

Terpisah Ada (14) tokoh masarakat pendukung Heri Susandi, yang menyatakan sikap keberatanya, Salah satunya ditemui awak media di rumahnya, kampung Kurnia Linkungan 8.

Pak Ali Ambron Siregar, mengatakan kami sebagai tokoh tidak setuju kandidat Pertama menjadi kepling Lingkungan 8, karena masih mudah. Menurut pendapat kami tidak punya Pengalaman masih terlalu dini.

Sementara, menurut Lurah Belawan Bahari, Sonang Saing ketika di konfirmasi melalui Via whatsApp, (26/62022) Minggu Sore, menjelaskan terkait data banda.

“Jika kita temukan data ganda untuk pendukung calon kepala lingkungan 8, maka kita akan melakukan Verifikasi lapangan”, ujarnya.

Baca juga : PTPN III Sukses Salurkan Dana Program TJSL Rp2,1 Miliar Triwulan II Tahun 2022

Kemudian masalah domisili KK pendukung yang tak sesuai dengan tempat tinggalnya, itu tidak diperbolehkan. Jika kita temukan dilapangan maka akan kita coret.

Selanjutnya mengenai informasi adanya sistem Dinasti dalam pemilihan, itu tidak benar.

Sebab data yang ada pada kami bahwa kandidat calon Kepling yang baru dengan nomor 1 adalah anak dari mantan Kepling yang lama. (KRO/RD/Tim)