Medan  

Hidup Bagaikan Shopping Bebas Memilih, Tapi Ingat Pasti Akan “Kembali”

RADARINDO.co.id – Medan : Sekarang ini baru kita sadari bahwa kita telah bekerja keras demi memenuhi kebutuhan sehari-hari bahkan kita sudah melakukan seluruh perintah Allah SWT namun kita masih juga miskin, jangan berburuk sangka kepada Allah sebab Allah yang memahami tentang diri kita.

Sementara seisi keluarga berkata kepada kedua ibu bapaknya, Ibu kenapa ya kita sudah bekerja keras hingga malam hari dan kita juga sudah memenuhi keseluruhan perintah dan larangan namun doa kita tidak dikabulkan Allah untuk menjadi orang kaya padahal Allah sudah berjanji setiap doa akan dikabulkan nya.

Baca Juga : DPRD Akan Perjuangkan Penambahan Kuota Peserta BPJS PBI APBD Medan

Kemudian sang ibu menjawab dan menerangkan tentang seluruh pertanyaan yg disampaikan oleh sang anak, Anak ku kata sang Ibunda bahwa kita hidup ini seperti kita seperti Shopping atau jalan jalan di Mall atau supermarket.

Semua orang dapat memilih dan membawa semua barang barang yang inginkan, dan kemudian kita harus membayar harga barang yang kita ambil, lalu kita membayar nya di kasir dengan terlebih dahulu sang kasir memeriksa barang barang apa yang kita beli.

Karena kita tidak punya uang maka kita tidak satupun barang yang kita beli, sehingga dipintu kasir pun kita tidak diperiksa oleh sang kasir, kita bebas melenggang keluar dengan tenang, sementara bagi yang membeli barang-barang mereka diperiksa dengan teliti.

Begitu juga kelak bila kita telah wafat karena kita orang miskin dan taat beribadah maka kita Insya Allah terbebas dari pemeriksaan yang begitu ketatnya.

Sementara bagi orang kaya raya mereka akan mendapatkan pemeriksaan yang begitu ketat berbagai pertanyaan yang dipertanyakan kepada mereka diantaranya darimana harta kekayaan mu itu kamu peroleh dan lain-lain sebagainya.

Oleh karena itu jangan lah kita merasa minder kendatipun kita saat ini hidup sebagai orang miskin dan ingat satu hal, bahwa Allah itu tidak pernah menolak atau tidak mengabulkan doa kita.

Berpikir positif lah kita hendak nya, sebab bila kita telah wafat kemiskinan dan kekayaan itu akan hilang seluruh nya. Lalu yang ada pada diri kita adalah berupa amal ibadah yang kita lakukan di dunia.

Duhai, semua anak- anakku kata sang Ibunda, ingat hendaklah segera kita menyadari bahwa Allah itu sangat menyayangi kita.

Pada dasarnya Allah sedang menyelamatkan kita, agar kita kelak terhindar dari azab yang telah dijanjikan Allah kepada umat manusia.

Bahwa dalam agama Islam kelak semua prilaku umat Islam kelak akan menerima azab sesuai prilaku dan perbuatan nya ketika hidup didunia, dan azab itu akan diberikan kepada orang orang yang telah ingkar terhadap perintah Allah SWT.

Baca Juga : Kepsek di Langkat Tuding Oknum Wartawan Bikin Resah

Oleh karena itu wahai anak anak ku ingatlah apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah kepada semua umat nya bahwa sesungguhnya kekayaan itu bukan terletak pada harta benda melainkan kepada ketenangan hati dan jiwa.

Biarlah didunia ini kita dilihat oleh semua orang hidup miskin tapi sejatinya Allah sedang menyelamatkan kita dari azabnya.

Dan sejatinya Allah SWT sedang menyelamatkan kita agar kelak kita berada di alam surganya.

Makanya kita tetap lah berprasangka baik terhadap Allah SWT dan tetap lah melakukan seluruh perintah nya seperti Sholat lima waktu, sholat tahajud dan Dhuha, berzikir, bersedekah serta berbuat kebajikan kepada semua orang dengan tulus ikhlas demikian pesan ibunda yang sayang terhadap keluarga nya. (RDO/RD/HSW)