Info Covid-19 di Kabupaten Samosir Sampai 02 September 2021

147
Info Covid-19 di Kabupaten Samosir Sampai 02 September 2021
Info Covid-19 di Kabupaten Samosir Sampai 02 September 2021

RADARINDO.co.id – Samosir: Informasi perkembangan covid 19 di Kabupaten Samosir, kian di monitor masyaraka. Infor terkini adalah bertambah 2 kasus baru, Sembuh 31 kasus, 3 orang meninggal dunia dan kasus aktif 76 kasus.

Bupati Samosir selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya 3 warga Samosir terpapar Covid-29 yaitu KS, 31-Aug- 21, Lk 63 Tahun, Lumban Tonga Tonga Sigaol Simbolon Palupi Samosir.

Baca juga : Penyiaran Bermartabat Ditengah Pandemi

Meninggal Dunia pada 01 September 2021 saat menjalani Isolas di Rumah Kasus dengan penyakit penyertanya Stroke.

EA, 31 Augustus 21, yakni Pr, 67 Tahun, Sitio-tio Sigaol Simbolon Palupi Samosir Sumatera Utara, Meninggal Dunia di RSUD Hadrianus Sinaga pukul 07.30 wib tgl 02 September 2021.

ES, 31 Agustus 21, Pr, 65 tahun, mogang, meninggal dunia di RSH Adam Malik Medan tgl 31 Agustus 2021 dan di makamkan di Mogang desa Pallombuan tanggal 01 September 2021.

Kiranya Tuhan tetap menolong keluarga yang di tinggalkan denga penghiburan -Nya yang ilahi. Satgas Penanganan Covid -19 Kabupaten Samosir tetap mengajak seluruh masyarakat Samosir agar tetap fokus pada hal-hal upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid- 19 dan mempedomani Instruksi Bupati (Inbup) Samosir Nomor 6 Tahun 2021.

Target capaian dal penanganan Covid-19 adalah penurunan ke level 2 disertai pengendalian yang hati-hati. Pencapaian ini pestilah berdasarkan pada akumulasi penurunan angka kasus harian yang disertai angka kesembuhan tinggi.

Di samping itu Satgas juga berfokus pada percepatan Vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunal 80% dari jumlah penduduk.

Selain itu, Satgas telah mempersiapkan tempat Isolasi Terpadu (Isoter) para warga yang terpapar Covid-19.

Jika terjadi lonjakan secara serta Merta, Satgas akan mengumpulkan para warga terpapar di satu tempat untuk mencegah transmisi yang lebih lagi akibat lemahnya pengawasan bagi warag yang melaksana kan isolasi mandiri di rumah masing-masing, Jum’at (3/9/2021).

Satgas akan memberi pembekalan teknis bagi pelaksana Isoter guna menyediakan kesiapan teknis untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus.

Untuk merealisasikan harapan, Satgas membutuhkan kebersamaan dalam menghadapi segala kemungkinan dalam penanganan Pandemi Covid-19.

Kebersamaan itu adalah menghimpun informasi dari para pihak untuk didiskusikan bersama.

Setelah itu, Satgas memformulasikan kebijakan dengan memperhatikan atura-aturan yang dikeluarkan pemerintah atasan.

Kemudian, melaksanakan kebijakan yang disertai pengawasan dan pelaporan yang berbasis data akurat untuk pembuatan kebijakan lanjutan.

Pada tiap tiap, Satgas tetap melakukan evaluasi-evaluasi untuk pembiakan keadaan melalui perbaika-perbaikan perlakuan di lapangan.

Menurut rencana, Senin (5/9/2021) Satgas mengujicoba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ( PPMT) di beberapa sekolah yang telah memenuhi persyaratan teknis.Secara mendasar.

Para Pendidik danTenaga Kependidikan (PTK) telah menerima vaksin demikian juga para peserta didik. Dengan dasar ini dan instrumen-instrumen kelengkapan lainnya, Satgas berharap melaksanakan PPMK ini berjalan dengan baik dan tidak terjadi transmisi dalam kegiatan sehari-hari.

Baca juga : HUT Ke 73 Polwan, Momentum Jadi Srikandi Profesional Dicintai Masyarakat

Mari tetap laksanakan PPK. Level 3 hingga 6 September 2021 sambil mengambil tindakan pelonggaran-pelonggaran yang terkendali selama Pandemi ini dengan harapan pembaikan-pembaikan keadaan dapat terjadi dengan kehati-hatian yang terus menerus.

Hari Kamis total pelaksanaan Vaksinasi sebanyak 1. 044 orang.
Dosis 1: 889 orang.
Dosis 2: 140 orang.
Dosis 3: 15 orang. (KRO/RD/P.Simbolon)