RADARINDO.co.id : Setiap dari kita pasti pernah mengalami berbagai kesulitan dalam hidup. Salah satu yang kerap dialami hampir seluruh umat di bumi adalah kesulitan perihal ekonomi. Bahkan sebagian besar orang, banyak yang pernah berutang.
Do’a berikut ini wajib diketahui oleh orang yang memiliki hutang. Do’a ini bisa kamu amalkan ketika kamu kesulitan membayar hutang. Semoga dengan mengamalkan do’a-do’a harian ini, pintu rezeki bisa terbuka lebar sehingga kamu bisa melunasi hutang-hutang yang kamu miliki.
Baca juga : Sidang Perkara Dugaan Korupsi Senilai Rp39,5 Miliar Digelar, Jaksa Tolak Pledoi Mujianto
Entah utang pada saudara, orang tua, bank, atau yang lainnya. Banyak alasan yang menyebabkan seseorang berutang, mulai dari kehilangan pekerjaan, tertimpa musibah atau harus memenuhi kebutuhan tertentu. Namun tak jarang, banyak orang yang tak bisa membayar utangnya tersebut lantaran meminjam dana pada pihak yang tidak tepat.
Sebenarnya, Islam telah mengatur masalah terkait utang piutang dalam kehidupan bermasyarakat. Selain sembari berusaha, orang yang dikenai utang juga harus banyak berdoa. Berikut kumpulan doa agar terbebas dari utang:
“Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak”
Artinya:
“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.”
“Biyadikal khoir inna ala kulli syain qadir. Rohmanuddunya wal akhiroh, tu`thi minhuma man tasya’ wa tamna`u minhuma man tasya’. Irhamni rahmatan tughnini biha an rahmati man siwaka.”
Artinya:
“Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki.”
“Wahai Pemberi Kasih dan Maha Pengasih (di dunia) dan (di) akhirat. Engkau memberi anugerah kepada siapapun yang Engkau kehendaki dan menolak (untuk memberi anugerah) kepada siapapun yang Engkau kehendaki. Kasihanilah kami sehingga kami tidak membutuhkan kasih sayang dari selain Engkau. (H.R at-Thabrani)
Baca juga : Kisah Wanita Miliki 2 Suami, Tidur Seranjang
Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon.
A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.
Artinya:
“Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an)”. (KRO/RD/Grid)







