Ini Penjelasan Tentang Golongan Darah dengan Kepribadian

76

RADARINDO.co.id : Banyak teka-teki bagaimana kepribadian seseorang bisa terbentuk. Beberapa teori mengatakan karena lingkungan terdekat hingga faktor seperti pendidikan dan lainnya.

Ternyata, ada sebuah konsep kepribadian golongan darah yang ada di Jepang disebut ketsuekigata. Teori ini berpendapat bahwa golongan darah membentuk temperamen seseorang.

Baca juga : MPW BBP Pemuda Pancasila Sumut Bukber di Bunga Asoka

Ketsuekigata dianggap sebagai ilmu semu, sebuah kerangka pemikiran yang tampaknya didasarkan pada prinsip-prinsip ilmiah tetapi dianggap tidak berakar pada fakta.

Melansir detik, profesor Jepang Tokeji Furukawa menerbitkan sebuah laporan dalam Journal of Social Psychology berjudul “A Study of Temperament and Blood-Groups” pada tahun 1930.

Dalam makalah tersebut, dia berpendapat bahwa membangun hubungan antara kepribadian dan golongan darah mungkin bisa menjadi dasar yang berguna untuk studi objektif tentang temperamen.

Dia membandingkan upaya ini dengan klasifikasi temperamen dokter Yunani kuno Hippocrates sebagai sanguinis, apatis, mudah tersinggung, dan melankolis, yang berasal dari konsep yang dikenal sebagai humorisme.

Menurut konsep ini, empat cairan tubuh memengaruhi kepribadian dan perilaku, tetapi Furukawa menegaskan bahwa klasifikasi modern dari temperamen biasanya dibagi menjadi dua kelompok, yakni fisiologis dan psikologis. Konsep kepribadian golongan darah ini memadukan dua kategori bersama, menggunakan fisiologi untuk menjelaskan jiwa.

Penganut Ketsuekigata berpendapat bahwa masing-masing dari empat golongan darah sesuai dengan ciri-ciri kepribadian yang berbeda, membuat golongan darah yang berbeda lebih cocok dengan beberapa daripada yang lain.

Orang dengan golongan darah A telah dikaitkan dengan sifat-sifat positif seperti kreativitas, kepintaran, dan kerjasama, sedangkan sifat-sifat negatif mereka termasuk keras kepala dan tegang.

Baca juga : Jalan Rabat Beton Rusak, Warga Hentikan Aktivitas Penggalian Tanah Urug Jalan Tol

Individu dengan golongan darah B seharusnya kuat, bersemangat, empati, dan tegas, tetapi mereka juga diasosiasikan dengan keegoisan dan perilaku yang tidak menentu.

Kekuatan yang diklaim dari mereka yang bergolongan darah AB meliputi rasionalitas dan kemampuan beradaptasi, namun kelemahan mereka adalah keragu-raguan, kekritisan, dan pelupa. Karena golongan darah ini langka, orang yang memilikinya sangat dihargai di Jepang.

Orang tipe O telah dikaitkan dengan karakteristik seperti kepercayaan diri, tekad, ketahanan, dan intuisi, tetapi mereka juga dianggap egois dan tidak stabil. (KRO/RD/DTK)