Inilah Tuntutan Formasu Unjuk Rasa: Copot Presiden Direktur PT Sorik Merapi Goethermal Power

149

RADARINDO.co.id – Jakarta: Puluhan aktivis yang mengatas namakan Forum Mahasiswa Sumatera Utara atau Formasu, menggelar aksi di depan gedung PT. Sorik Merapi Geothermal Power di Recapital Building, Jln Aditiya Warman No. 55 Jakarta Selatan.

5 orang tewas dan mengakibatkan 23 orang dirawat di rumah sakit dalam pembangu nan power plant pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang di kerjakan oleh PT. Sorik Merapi Geothermal Power (SMPG) yang dimana warga Mandailing Natal seharusnya mendapatkan keringanan hidup dan jaminan bantuan kepada masyarakat Mandailing Natal dari PT SMGP ini malah menjadi sebuah bencana bagi warga Desa Sibanggor Julu, Kabupaten Madina, Sumatera Utara.

Kordinator Maulidi Azizi Selaku Koordinator Aksi Formasu Jakarta mengatakan, apapun itu adalah bentuk kelalaian perusahan serta ketidak seriusan perusahan.

Diketahui Mora Harahap selaku Jendral lapangan menyampaikan bukti bahwa PT. SMGP ini gagal dalam menjalankan pembangunan power plant pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal.

Demikian rilis Formasu disampaikan, Senin (8/2/21). Beginilah tuntutan Formasu Jakarta terlihat terpampang di sepanduk di depan gedung PT.Sorik Merapi Geothermal Power (PT.SMGL) antara lain:

1. Hentikan permanen proyek pembangunan Plant pembangkit listrik Tenaga panas bumi yang dilakukan oleh PT. Sorik Merapi Geothemal Power di Mandailing Natal.

2. Mendesak PT. Sorik merapi Geothemal Power (SMGP) agar bertanggung jawab penuh, terhadap masyarakat yang terdampak akibat pembangunan Plant pembangkit listrik Tenaga Panas Bumi.

3.Copot Presiden Direktur Yan Tang PT. Sorik Merapi Geothemal Power, karena gagal dalam memimpin pembangunan Plant Pembangkit listrik Tenaga Panas Bumi di Madina.

Maulidi Azizi kordinator aksisebelum menggubarkan diri nereka menyampaikan “bahwa apabila pembangunan power plant pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB).

Serta minta segera copot Yan Tang dari Presiden Direktur PT. Sorik Merapi Geothermal Power.

Jika tidak diindahkan, maka kami akan turun kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi.
(KRO/RDTIM)