Kantor PLN Stabat Didemo Mahasiswa

127 views

RADARINDO.co.id – LANGKAT : Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Langkat, menggelar aksi unjuk rasa di kantor PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Stabat dan Kejari Langkat, Selasa (14/5), terkait dugaan tindak pidana korupsi denda Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) oleh Manager PT PLN ULP Stabat.

Dalam orasinya, pengunjukrasa yang dipimpin Zaidnur Rahmat meminta agar PT PLN ULP Stabat mengklarifikasi temuan IMM Langkat, yang diduga telah melakukan korupsi atas penerimaan pembayaran denda P2TL terhadap pemakaian tenaga listrik pelanggan di komplek pertokoan Stabat City, tepatnya di Sir Salon Neo Cofee.

Dimana, sesuai dugaan pelanggaran pelanggan PLN tersebut, seharusnya pelanggan telah melakukan pelanggaran golongan 2 (P-2). Sumber diperoleh IMM, sesuai perhitungan atas pelanggaran Golongan 2 tersebut pembayaran denda pelanggaran oleh PLN Stabat mencapai Rp 62 juta lebih, namun ironisnya hanya denda sebesar Rp 400 ribu .

Padahal, sesuai peraturan atau rumus yang diperoleh sumber IMM Langkat bahwa pelanggaran denda pelanggan sesuai golongan 2 tersebut, seharusnya pelanggan didenda berdasarkan perhitungan sesuai jam dan daya tersambung, serta disesuaikan tarif daya listrik sehingga mencapai Rp 62 juta lebih, karenanya diduga telah terjadi kerugian keuangan negara, sebutnya .


Menyikapi hal itu, Manager PT PLN ULP Stabat, Azhar Mula Nasution didampingi Humas PLN Cabang Binjai Ahmad Husein membantah tuduhan pengunjukrasa IMM, karena tidak berdasarkan bukti atau eviden. Karenanya PLN Stabat tidak dapat melakukan klarifikasi sesuai keinginan mahasiswa, terlebih masalah P2TL itu sudah diselesaikan sebelumnya di Kantor PLN Cabang Binjai.

Tidak terima dengan penjelasan pihak Managemen PLN Stabat, mahasiswa kembali mendatangi Kantor Kejari Langkat dengan tujuan melaporkan temuan mereka. Kasi Intel Kejari Langkat Ibrahim Ali mengapresiasi temuan mahasiswa dan pihaknya akan menyikapi, bila temuan tersebut nantinya sesuai bukti yang ada. (KRO/RD/Sib)