Ketika Cinta Harus Memilih Seorang Gadis Lumpuh Hamil

356
Ketika Cinta Harus Memilih Seorang Gadis Lumpuh Hamil
Ketika Cinta Harus Memilih Seorang Gadis Lumpuh Hamil

RADARINDO.co.id-Medan : Tidak ada satu pun manusia yang mau hidup dalam kekurangan. Tetapi ketika ketentuan Tuhan harus menghampiri sihamba, maka tak ada juga yang bisa menghalau.

Demikian takdir antar langkah, rezeky, pertemuan dan kematian. Bahwa kodrat hidup serba berpasang pasangan. Diantara yang kaya dan miskin, hitam dan putih, termasuk sehat dan sakit, semua bagian dari ujian dari sang Khalid.

Namun demikian, urusan hati dan cinta sejati tidak pernah membedakan status karena disatukan rasa. Tapi ketika cinta terbalut dusta semua bakal berakhir mengenaskan. Nikmat membawa sengsara.

Baca juga : Tommy Soeharto menang Di Pengadilan, Menkum HAM Diperintahkan Cabut SK Berkarya 

Seperti yang dialami salah seorang gadis lumpuh nan luguh, sebut saja Lili 21 tahun. Meski sekilas ia memiliki wajah yang cantik, berkulit putih, tapi Lili tidak sempurna. Ia seorang gadis yang lumpuh.

Lili tidak pernah membayangkan cinta kandas dengan seorang pria idamanya kandas. Yang sejak awal menaburkan kasih sayang pada Lili.

Bahkan ibu Lili sungguh sangat menyesali setelah mengetahui anak gadisnya hamil. Apalagi, gadis tersebut diketahui tidak memiliki kekasih seumur hidupnya. Lagipula, ia disarankan dokter untuk tidak hamil lantaran kondisinya.

Selain lumpuh, ia juga memiliki kelainan jantung yang ia idap sejak lahir. Gadis malang yang tinggal di Hefei, China. Ia hanya tinggal berdua bersama ibunya yang bernama Yao.

Sejak kecil Lili sudah lumpuh akibat komplikasi kelahiran prematur. Sesuai dilansir dari eva.vn, kaki Lili mengalami atrofi kecil, tidak mampu berjalan dan mengurus dirinya sendiri.

Sementara itu ayah Lili telah meninggalkannya sejak bercerai dengan ibunya. Kehidupan ibu dan anak itu berjalan sangat keras.Yao harus bekerja membanting tulang untuk kehidupan mereka.

Sepulang dari kerja, ia harus mengurusi Lili. Suatu hari Yao menemukan Lili muntah-muntah. Ibunya mengira anak gadisnya masuk angin.

Alangkah terkejutnya Yao saat dokter memberitahukan bahwa Lili sedang hamil. Yao pun marah dan mendesak Lili mengungkapkan apa yang terjadi sebenarnya.

Ternyata Lili sedang bosan di rumah sendirian sehingga dia menabung untuk membelikannya ponsel agar bisa memiliki teman di dunia maya.

Suatu hari, Lili berkenalan dengan seorang pemuda. Keduanya pun intens berkomunikasi hingga Lili mengaku senang dengan pemuda tersebut.

Lili yang lugu telah percaya bahwa dia telah menemukan cinta sejatinya. Hubungan di dunia maya berujung ke pertemuan di dunia nyata.

Pemuda itu kerap ke rumah Lili ketika ibunya sedang bekerja. Keduanya pun kerap berhubungan intim layaknya suami istri.

Namun begitu Lili hamil, pria itu memblokir nomor Lili dan akun media sosialnya. Lili juga tidak tahu lebih banyak tentang kekasihnya.

Baca juga : Pernyataan BUMA Pasca Berakhirnya Kontrak Chevron Jadi Momentum Kebangkitan Riau

Melihat putrinya yang hamil, Yao hanya bisa menyesali karena tidak mengajarinya untuk waspada terhadap orang jahat di media sosial.

Dokter mengatakan aborsi atau menjaga kehamilan sangat berbahaya bagi Lili karena tubuhnya lumpuh bertahun-tahun, banyak bagian yang tidak berfungsi normal lagi.

Yang lebih berbahaya adalah penyakit jantung bawaan Lili yang bisa menyebabkan dia kehilangan nyawanya setiap saat selama kehamilan.

Kandasnya asmara yang dibina Lili bersama sang kekasih akhirnya menuai kesengsaraan yang mendalam. Berita yang sempat publish di dunia maya itu mengecam perbuatan pria yang tak bertanggung jawab. Ketika cinta Lili harus memilih. Oh my god. (KRO/RD/Trbnws)