Ketua RCW Minta Pemko P. Siantar Sigap Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

187
Ketua RCW Minta Pemko P. Siantar Sigap Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19
Ketua RCW Minta Pemko P. Siantar Sigap Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

RADARINDO.co.id –  P. Siantar : Covid-19 membludak, Nakes banyak terpapar covid di kota Pematang Siantar. Ditengah maraknya penyebaran covid-19 yang sudah sangat memperihatikan ditengah penerapan kebijakan Pemerintah Kota untuk menerapkan PPKM darurat.

Seperti di Jawa dan Bali serta berbagai daerah termasuk Sumatera Utara khususnya Kota Pematang Siantar yang telah menetapkan PPKM skala mikro.

Baca juga : Ibu Kandung Wartawan Disiram Air Keras : Pak Kapolda Tolong Tangkap Pelaku dan Dalangnya

Tetapi pada kenyataan faktanya diberbagai tempat di kota Pematang Siantar dalam minggu terakhir ini kasus yang terpapar covid sudah sangat banyak dan memprihatinkan.

Bahkan banyak pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit ke kota Medan karena keterbatasan sarana dan prasarana di RS. Pelaksanaan PPKM skala mikro kota Pematang Siantar terkesan hanya berbentuk Surat Keputusan.

Demikian dikatakan Ketua Republik Corruption Watch (RCW) P. Siantar, Bangun Rajagukguk kepada RADARINDO.co.id usai menerima beberapa keluhan masyarakat, Selasa (27/07/2021).

Atas laporan keluhan dan laporan masyarakat, maka Tim RCW Pematang Siantar melakukan investigasi ke beberapa titik.

Ternyata apa yang menjadi keluhan masyarakat tidak bisa dianggap sepeleh. Dan menjadi infut bagi Pemko Pematang Siantar.

Bebera fakta di lapangan aktifitas kegiatan masyarakat bebas seperti tidak ada lagi PPKM yang diterapkan. Aktivitas ekonomi transportasi bahkan UMKM kuliner baik siang malam berlangsung marak dan tidak melaksanakan Prokes Covid-19.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Gugus Covid 19 Kota Pematang Siantar yang dikonfirmasi via WhatShaap dan sms tidak mau membalas.

Menurut salah satu sumber yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, Gugus Covid-19 lamban bahkan tidak responsif atas maraknya warga yang terpapar covid-19.

Banyak tenaga medis atau Nakes Dinas Kesehatan Kota Pematang Siantar yang terpapar covid, mereka adalah ujung tombak Garda depan penanganan covid-19.

Baca juga : Pemalak Pengangkut Bawang di Medan Ditangkap Polisi

“Saya minta agar Walikota serta DPRD Pematang Siantar memberikan perhatian dan skala prioritas terhadap penangulangan penularan covid-19. Serta varian baru bagi warga khusus tenaga paramedis yang sudah cukup lelah bekerja 24 jam”, ujar Bangun Rajagukguk.

Pemko Kota Pematang Siantar Satpol PP No.300/1940/Staf Satpol/VII/2021 tertanggal 26 juli 2021 dimana Kota Pematang Siantar masuk kategori PPKM level3 sesuai dengan Hasil asesement oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia terhitung tanggal 27 Juli 2021 sampai dengan 31 Juli2021. (KRO/RD/BR)