Komisi III DPRD Kabupaten Samosir Kunker ke Kota Pariaman Sumbar

53

RADARINDO.co.id-Samosir : Komisi III DPRD Kabupaten Samosir melaksanakan kunjungan kerja mengenai Pengelolaan Sampah ke Kota Pariaman Sumbar, Kujungan Kerja (Kunker) Komisi III di terima oleh Sekretaris Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman Dian.

Lurah Jawi-jawi, Ketua LPM Jawi-jawi dan Ketua Bank Sampah Tunas Muda Kelurahan Jawi-jawi Kunjungan Spesifik dilaksanakan Bank Sampah Tunas Muda Kelurahan Jawi-jawi, Kamis (12/11/2020).

Dalam sambutannnya Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Samosir menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan dilaksanakannya untuk melihat pemngelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat untuk ikut mengelola sampah rumatangga dan kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah.

Berkaitan dengan hal itu, Dian menjelaskan bahwa untuk luasan TPA Sampah di Kota Pariaman masih berkisar 1, Ha.
Akibat keterbatasan lahan maka Pemerintah Daerah dan Universitas Andalas melakukan pendapingan kepada Kelompok-kelompok masyarakat melalui pembentukan Bank Sampah.

Salasatu Bank Sampah yang sudah berproduksi yaitu Bank Sampah Tunas Muda. Ditambahkan Julhendi selaku Direktur Bank Sampah Tunas Muda menjelaskan bahwa Tunas Muda telah mampu memprodusi pupuk Organik Padat dan Cair yang berasal dari Sampah yang diurai dengan mokro organiksme dengan menggunakan Ulat Manggot.

“Hasil Produksi Pupuk organik ini telah mendapat sertipikat akreditas dari Komisi Akreditasi Nasional dan pupuk organik ini dipasarkan ke beberapa daerah di Sumatera Barat dan permintaannya saat ini cukup banyak,” ujar Julhendri.

Selain itu Bank Sampah juga memberdayakan masyarakat dengan mengajak masyarakat untuk menabung sampahnya di Bank Sampah dimana hasil tabungannya dapat dipergunakan untuk membayar token kistrik, pulsa telepon, untuk qurban, Pajak Bumi dan Bangunan dan lain-lain.

Untuk Proses pengangkutan Sampah Rumah Tangga dilaksanakan seriap Hari Petugas Kebersihan. Kedepan diharapkan dengan semakin berkembangnya Kesadaran masyarakat menabung sampah ke Bank Sampah maka Kemungkinan TPA tidak diperlukan lagi, Tambah Dian.

Untuk kebijakan, Pemerintah Daerah menerikan bantuan Peralatan pencacah dampah kering. Hal lain ditambahkan ulat Manggot yang di Produksi Bang Sampah Tunas Muda telah di jual ke beberapa daerah di luar Sumatera Barat.

Mendengar Penjelasan atas pengelolaan sampah tersebut Komisi III DPRD Kabupaten Samosir berencana melalui Dinas Terkait akan mengundang Direktur Bank Sampah Tunas Muda Kelurahan Jawi-jawi untuk memberikan Pelatihan ke Komunitas masyarakat dan Perangkat Desa di Kabupaten Samosir.

Harapan Kami Direktur dapat membagi pengalaman dan ilmunya untuk masyarakat, Ujar Jonner Simbolon.(KRO/RD/P.Simbolon)