Kota Dumai Jadi Pintu Lintasan Perdagangan Narkoba Dari Negeri Jiran Harus Diberantas

107

RADARINDO.co.id-Dumai:
Peredaran barang haram narkoba jenis SS harus segera diberantas. Tidak sedikit generasi muda terjebak yang mengakibatkan masa depan anak bangsa hancur akibat pemakai SS. Tidak hanya pemakai saja, tapi pengedar atau bandar memiliki peran besar menjadi generasi muda akal sehatnya akibat narkoba.

Demikian hal itu dikemukakan dalam pembicaraan santai bersama Kasat Narkoba Polres Dumai bersama Ketua Sultan Kota Dumai serta sejumlah elemen masyarakat, Kamis (17/09/2020).

Menyikapi kasus Narkoba di Kota Dumai yang kerap menjadi bahan perbincangan di khalayak umum, penegak hukum jajaran Polres Dumai sudah semaksimal mungkin dalam kasus kasus obat terlarang yang menyalahi aturan hukum ini.


Baik itu bagi si pemakai, kurir, bandar narkoba tetap dalam incaran oleh penegak Hukum Kepolisian, khususnya dibidang Narkoba. Saat ini dan seterusnya jajaran Polres Dumai tidak akan tinggal diam bahkan lebih meningkatkan kinerja dalam memberantas Narkoba.

Siaran live kegiatan Bincang santai dihadiri oleh Ketua Umum Suara Lantang Anti Narkoba (SULTAN) Kota Dumai Delfira bersama Kasat Narkoba Polres Dumai AKP Rian di dampingi Kanit Narkoba, Ketua LPPNRI Slamet Riady, Ketua Harian LPPNRI Andis Hapat Jend, dan para awak media kota Dumai pada hari Rabu (17-09-2020) di kantor Sultan Jalan Sultan Syarif Qasim Kelurahan Bintan Kecamatan Dumai Kota Kota Dumai.

“Jaga dan kinerja Sat Narkoba dalam setiap kasus Narkoba pada kota Dumai yang kita cintai ini, dengan memperketat penjagaan serta patroli keliling pelabuhan tikus yang kerap kali di jadikan jalur transaksi atau pelintasan”, ujar Kasat Narkoba.

“Kita juga menghimbau dan mengajak masyarakat, Ormas, LSM untuk bekerja sama dan saling mendukung dalam memberantas atau memberikan informasi kepada penegak hukum yang terkait kasus barang haram ini,” ucap AKP Rian.

Kota Dumai hanya merupakan sebagai pelintasan perdagangan Narkoba yang masuk dari negeri jiran, juga daerah lain melalui jalur udara seperti Bengkalis yaitu Rupat, Sepahat, Tenggayun dan Tanjung Leban.

“Untuk kasus Narkoba Kita akan lebih memperketat, merutinkan patroli keliling, pengintaian baik untuk keamanan di darat maupun di wilayah perairan, Sat Narkoba juga bekerja sama dengan Polair Polres Dumai.” Tuturnya

Begitu juga dengan masyarakat, khususnya bagi generasi muda kita, penegak hukum, khususnya untuk penanganan Narkoba, akan merangkul, mensosialisasikan, serta memberikan pemaparan kepada para generasi seperti sebelumnya jika situasi Pandemi Covid -19 sudah teratasi, imbuhnya.

Kasat Narkoba Polres Dumai AKP Rian, sangat mendukung dan mensuport serta mendukung kerja sama Sultan yang mau bermitra dalam kasus Narkoba kota Dumai. Kerja sama dan kemitraan yang baik antara Sultan dan Sat Narkoba Polres Dumai sangat membantu kinerja kami, ujar AKP Rian kepada Ketum Sultan Delfira.

“Sasaran utama kita adalah memberantas serta berupaya menyelamatkan masyarakat dan anak bangsa dari ketergantungan, jeratan dan jaringan barang haram tersebut,” ujar Ketua Sultan Delfira. (KRO / RD / RIO)