Lapangan Sepak Bola Marelan Dieksekusi PN Medan

274
Lapangan Sepak Bola Marelan Dieksekusi PN Medan
Lapangan Sepak Bola Marelan Dieksekusi PN Medan

RADARINDO.co.id – Marelan : Lapangan Sepak Bola Marelan Dieksekusi PN Medan. Lahan seluas kurang lebih 6.098 meter persegi berlokasi di kawasan Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, yang sudah lama dimanfaatkan warga sebagai lapangan bola kaki, dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (25/2/2021).

Berdasarkan putusan PN Medan No 48/PDT 6/2013/PN MDN, tanggal 13 Oktober 2014 jo putusan Pengadilan Tinggi Medan No 102/PDT/2015/PT MDN, tanggal 27 Mei 2015 jo penetapan MA RI no 1003 K/PDT/2018, tanggal 19 September 2018 dan penetapan eksekusi No 47/Eks/2020/480/PDT 6/2013/PN MDN, tanggal 27 Oktober 2020, tanah tersebut merupakan milik ahli waris Karjo Sutomo.

Penetapan eksekusi lahan tersebut dibacakan oleh juru sita PN Medan, Diner Sinaga SH dengan pengawalan ketat puluhan personel Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan.

Lapangan Sepak Bola Marelan Dieksekusi PN Medan
Lapangan Sepak Bola Marelan Dieksekusi PN Medan

Baca juga : Pengedar Sabu Asal Desa Sei Buluh “Gol” 

Meski berjalan lancar, eksekusi lahan tersebut sempat mendapat protes, puluhan warga dan anak-anak sekolah sepak bola, namun hal tersebut dapat dilerai oleh pihak kepolisian dengan meminta agar warga menghormati proses dan putusan hukum.

Pihak PN Medan saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, putusan pengadilan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), dan bagi warga yang merasa keberatan dapat melakukan gugatan secara hukum.

Sementara itu, salah seorang warga yakni Wahyu Kurnia didampingi warga sekitar yang merasa keberatan atas eksekusi lapangan sepak bola di Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan dan pihaknya, “Terus berupaya untuk mempertahankan lapangan, yang selama ini digunakan sebagai tempat olah raga oleh berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda yang menyenangi olah raga sepak bola,”ucapnya.

Baca juga : Ulasan Peristiwa Tahun 2020

Terkait dengan penetapan eksekusi tersebut, hingga Kamis sore sejumlah pekerja tampak melakukan pemagaran lahan dengan menggunakan pagar beton. (KRO/RD/Ganden)