Lapas Siborongborong Tanda Tangani MoU Dengan BNN Simalungun

84

RADARINDO.co.id-Taput:

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong, Tapanuli Utara (Taput) melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau Momerendum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNKK) Simalungun Kamis (10/09/2020).

MoU dilakukan dengan BNNK Simalungun dikarenakan tidak terdapat BNNK di daerah Tapanuli Utara sehingga BNNK yang terdekat ada di Simalungun. MoU ini diselenggarakan dalam rangka komitmen Lapas Siborongborong untuk ikut serta dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai surat edaran Inspektur Jenderal Kemenkumham nomor : ITJ.OT.02.01-03 Tanggal 26 Mei 2020.

Acara dihadiri ketua BNNK Simalungun, Kompol Suhana Sinaga beserta rombongan, seluruh petugas Lapas Kelas IIB Humbang Hasundutan Revanda Bangun S. PSi, MH.
Bukan hanya Lapas Siborongborong yang melaksanakan MoU dengan BNNK Simalungun akan tetapi UPT Permasyarakatan Rutan Kelas IIB Tarutung dan Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan juga ikut menjalin kerja sama dengan BNNK Simalungun terkait P4GN.

Acara tersebut di gelar di Lapangan Lapas Kelas IIB Siborongborong, Nota MoU tersebut di tandatangani langsung Kalapas Kelas IIB Siborongborong M Pithra Jaya Saragih Amd, IP, SH, MH dengan Kepala BNNK Simalungun Kompol Suhana Sinaga.

Serta dilaksanakan penandatanganan IKRAR/JANJI Pencegahan, pembrantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) seluruh pegawai Lapas Klas llB Siborongborong diikutidengan Rutan Tarutung dan Rutan Humbang Hasundutan.

Kalapas Siborongborong, M Pithra Jaya Saragih Amd, IP, SH, MH mengatakan, MOU dengan BNNK Simalungun merupakan wujud dari keterbukaan pihak Lapas kepada intansi vertikal dan perangkat hukum yang ada,dengan demikian akan lebih erat sinergitas kerjasama antara Lapas dan BNKK Simalungun.

“MOU ini juga sebagai salah satu langkah dalam menekan angka penggunaan narkotika,terutama di dalam lingkungan Lapas dan saya ingin menciptakan keluarga besar Lapas, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para penghuni Lapas bersih dari narkoba,” ujar Kalapas.

Diakui kepala BNNK, pihak Lapas sering melakukan kordinasi kepada pihak BNN, terkait program P4GN. “Kegiatan MoU ini sejatinya pada awal tahun 2020 di laksanakan, namun karena banyaknya agenda maka baru bisa di laksanakan september 2020 ini” kata kepala BNNK.

Sementara itu, kepala BNNK Simalungun, kompol Suhana Sinaga mengapresiasi kesepahaman yang telah di tanda tangani oleh Lapas dan BNNK Simalungun. Menurutnya, sebagai langkah menyukseskan program P4GN.

“Hubungan BNNK dan Lapas Siborongborong ini terjalin dengan erat,bahkan sebelum penanda tanganan MoU, Kalapas sering koordinasi terkait langkah langkah yang sudah dilakukan dilingkungan kerjanya tentunya berhubungan dengan pencegahan dan pembrantasan narkoba dan saya berharap dengan adanya MoU ini kita bisa meningkatkan kerja dalam pembrantasan narkoba,” ujar kepala BNNK Simalungun

Juga hadir dalam kegiatan penanda tanganan MoU tersebut, Kapolsek Siborongborong, Koramil Siborongborong dan Kapus kesmas Siborongborong.

Setelah di laksanakan penandatanganan MoU antara UPT Permasyarakatan Lapas Siborongborong, Rutan Tarutung, Rutan Humbang Hasudutan dengan BNNK Simalungun. Kegiatan dilakukan dengan pemusnahan barang sitaan razia UPT Permasyarakatan yang telah dikumpulkan dan dibakar disaksikan bersama UPT Permasyarakatan, BNNK Simalungun serta muspika kecamatan Siborongborong.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan razia bersama Ka UPT Permasyarakatan dengan kepala BNNK Simalungun, selesai dilaksanakannya kegiatan razia bersama kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan sample Urine sebagai simbol komitmen UPT Permasyarakatan bersih dan jauh dari narkoba.
(KRO/RD/Golmen Lumbanraja)