Lurah Bagan Deli : Kompensasi Untuk Warga Proyek Jalur Pipa Minyak Pertamina Hanya Rp400 Ribu/KK

57

RADARINDO.co.id-Belawan: Terkait dengan berapa jumlah nominal kompensasi dana tali asih yang diterima warga yang terdampak kegiatan proyek Jalur Pipa PT. Pertamina adalah hanya Rp400 ribu saja per KK.

Hal itu dikatakan Lurah Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan, Zul Ashari kepada RADARINDO.co.id Senin (25/01/2021) sore.

“Warga saya yang terdampak dengan adanya proyek jalur pipa Pertamina itu ada sebanyak 1.241 orang kepala keluarga (KK). Mereka masing-masing mendapat uang tali asih sebesar Rp100 ribu dan sembako yang nilainya Rp300 ribu. Jadi total jumlahnya Rp 400 ribu”, ujar Lurah Zul Ashari ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Lebih jauh dikatakan Lurah Zul, bahwa 1.241 orang warga penerima kompensasi tersebut dilakukan secara bertahap. Yakni satu Minggu sekali untuk 100 orang. Hal itu dilakukan guna menjalani protokol kesehatan (Prokes) mengingat saat ini masih berlangsung Pandemi Covid-19 di tanah air.

“Untuk menghindari adanya kerumunan warga, maka pemberian dana tali asih itu dilakukan secara bertahap karena masih situasi masa Pandemi covid-19. Setiap Minggu 100 orang. Dan dari 100 orang itu pun dibagi lagi secara bergantian. Pagi 50 orang dan sore harinya 50 orang. Dan pemberian tali asih itu sudah berlangsung selama 7 Minggu. Jadi sudah 700 orang lah yang sudah mendapat”, terang Lurah yang berpenampilan slow profil itu.

Dikatakan Lurah berfostur tubuh tinggi itu lagi, bahwa selain para nelayan tradisional yang menerima tali asih tersebut, warganya yang ada di darat pun juga minta diberikan kompensasi terkait terganggunya mereka dengan aktifitas hilir mudik alat-alat berat proyek yang beroperasi di sekitar rumah mereka.

“Warga saya di darat yang terdampak dengan operasional alat berat proyek Pertamina itu juga sekarang ini sudah mengeluh dan minta kompensasi. Mereka ada sekitar 300 orang. Dan alhamdullilah pihak proyek (Pertamina) sudah setuju untuk memberikan kompensasi. Nanti setelah yang 1.241 orang itu selesai diberikan tali asih, barulah menyusul yang 300 orang itu lagi”, ujar Lurah Zul Ashari yang dekat dengan warganya itu. Menurutnya pelaksana proyek jalur pipa itu adalah PT. Seirama Laju.

Sebelumnya, PT. Pertamina Region 1 Medan, yang diwakili oleh Pengawas Proyek bernama Dahlan, ketika dikonfirmasi wartawan pada Kamis 21 Januari 2021 yang lalu, tidak mau menyebutkan berapa nominal uang tali asih yang diberikan pihaknya kepada warga masyarakat Bagan Deli yang terdampak proyek pipanisasi tersebut, “Saya tidak tau berapa nilai sosial cost-nya yang diberikan kepada warga. Silahkan tanya kepada pihak pelaksana saja ya “, ujar Dahlan diduga mengelak.

Dan berbeda dengan yang dikatakan Lurah Zul soal jumlah warga penerima tali asih. Menurut Dahlan warga penerima adalah berjumlah 1.200 orang. Sementara Lurah Zul bilang 1.241 orang.

Seperti diketahui, untuk memperlancar distribusi BBM dari kapal ke instalasi Pertamina Labuhan Deli, saat ini tengah berlangsung pekerjaan proyek pemasangan jalur pipa sepanjang 18 Km milik PT. Pertamina Medan yang terbentang dari perairan laut hingga ke instalasi Pertamina Labuhan Deli.

Dimana proyek Multy Years yang tidak diketahui berapa nilai pembiayaannya karena tidak ada papan nama/plank proyeknya itu, dimulai pelaksanaanya sejak tahun 2019 yang lalu dan dijadwalkan akan selesai dikerjakan pada akhir tahun 2021. (KRO/RD/Ganden)