Mandor TKBM Belawan Tewas Ditikam Diduga Pemicunya Upah Bongkar Muat

118

RADARINDO.co.id – Belawan : Mandor TKBM Belawan Sarianto (55) tewas ditikam pelaku berinisial S (40) yang diduga dipicu persoalan upah buruh bongkar muat di Pelabuhan Belawan

Berdasarkan keterangan sumber, saat ini pelaku telah ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sebilah belati yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Informasi dihimpun menyebutkan, korban yang merupakan warga Blok VIII, Kompleks TKBM, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan ditikam pelaku saat sedang tertidur pulas di base camp.

Sebelum peristiwa penikaman terjadi, malam itu korban yang merupakan mandor di Primkop Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan tidur bersama pelaku dan buruh lainnya di base camp, karena rumah korban sedang direnovasi.

Sekira pukul 04.30 WIB, pelaku bangun dan mengambil sebilah belati yang sudah disimpannya di dalam base camp.

Setelah itu pelaku menikam leher dan dada kiri korban yang saat itu sedang tertidur korban sontak menjerit sehingga membuat para buruh lainnya terbangun dan menolong korban.

Pelaku langsung melarikan diri. Seorang saksi menyebutkan, S nekat membunuh korban karena diduga sakit hati. Sebab korban sebagai mandor buruh TKBM memberikan upah kerja kepada pelaku secara mencicil.

“Diduga pelaku sakit hati karena korban memberi upah buruh kepada pelaku dengan cara mencicil,” sebut saksi yang tidak mau disebutkan namanya.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari mengatakan motif penikaman hingga tewas tersebut diduga karena hubungan kerja yang tidak harmonis.

Hingga berita ini dilansir, pelaku belum dapat dimintai tanggapan. (KRO/RD/Jumadi)