Memasuki Hari Ketiga PTM SMPN 6 Siak Hulu Kampar Sterilkan Ruang Kelas

70

RADARINDO.co.id-Kampar : Memasuki hari ketiga Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di beberapa Sekolah yang ada dikabupaten Kampar. SNPN 6 Siak Hulu Kabupaten Kampar lakukan pemeriksaan Kondisi kesehatan para Guru dan Siswa siswi sebelum memasuki sekolah dalam proses belajar mengajar.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19. Pemberlakuan PTM ini juga mengacu Surat Keputusan Bersama 4 Menteri. Demikian informasi yang berhasil dihimpun Kabiro RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR, S Manalu.

Dimungkinkan beberapa sekolah mulai melaksanakan PTM, dengan syarat membuat surat pernyataan Orang Tua Siswa untuk mengikuti pelaksanaan PTM. Dalam hal ini juga tidak ada paksaan bagi Orang Tua Siswa yang anaknya ikut PTM, bisa juga mengikuti melalui Belajar Daring.

SMPN 6 Siak Hulu ketika Awak Media melakukan Social Control, Rabu (06/01/2021) pukul 07.30 Wib, saat berada didepan pintu masuk Gerbang sekolah dihentikan dan dilakukan pemeriksaan Suhu tubuh, dan harus memakai Masker.

“Maaf Pak Wartawan kami harus lakukan pemeriksaan, tidak ada terkecuali. Semua Guru dan Kepsek, serta para siswa harus dilakukan pengecekan suhu tubuh”, kata salah seorang Guru yang tidak mau disebutkan namanya.

Pada kesempatan ini Awak Media, menyempatkan mewawancarai beberapa Siswa Kelas 8 yang saat ini mulai masuk jadwal sekolah.

“Senang sudah bisa masuk sekolah lagi,” ujar para siswa dengan nada menjawab serentak.

“Sangat senang Pak, kami bisa berjumpa dengan Guru dan teman teman yang sudah lama tidak bertemu. Dan sangat merindukan belajar disekolah,” kata para Siswa.

Pada kesempatan yang sama, Kepsek SMPN 6 Siak Hulu HM Ikrom T, SAg saat dijumpai dan dikonfirmasi Awak media diruang kerjanya mengenai dimulainya PTM.

Kepsek Ikrom mengatakan, pelaksanaan PTM dilaksanakan sesuai SKB 4 Menteri, dan Disdikpora Kampar. Untuk pelaksanaan PTM tidak dipaksakan, tergantung persetujuan dari surat pernyataan orang tua siswa dan kalau tidak setuju, boleh juga belajar secara daring, kata Ikrom.

Sebelum pelaksanakan PTM ini dimulai, kami pihak sekolah sudah melakukan penyemprotan diseluruh ruang kelas dan kantor, hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh ruangan sudah steril dan menjaga kesehatan para guru dan siswa dalam proses belajar mengajar, ucap Ikrom. (KRO/RD/SM)