Memprihatinkan Saat Awak Media Wawancarai Kepsek SDN 017 Siak Hulu Kabupaten Kampar

190
Memprihatinkan Saat Awak Media Wawancarai Kepsek SDN 017 Siak Hulu Kabupaten Kampar
Memprihatinkan Saat Awak Media Wawancarai Kepsek SDN 017 Siak Hulu Kabupaten Kampar

RADARINDO.co.id – Kampar : Pada kesempatan yang sama, usai mengunjungi SDN 019 Siak Hulu Awak Media langsung mengunjungi SDN 017 Siak Hulu kabupaten Kampar.

Terlihat beberapa Wali Siswa juga mengunjungi sekolah tersebut, ada apa gerangan sampai puluhan Wali Siswa mengunjungi sekolah.

Baca juga : SDN 019 Siak Hulu Kampar Laksanakan Proses Belajar Secara Daring

Setelah ditanyakan kepada seorang Ibu wali siswa, Ternyata Puluhan wali siswa tersebut mengantar lembaran jawaban soal secara Daring dari para Guru.

Untuk menyelesaikan tugas tugas Pekerjaan Rumah (PR) siswa siswi yang harus mengantarkannya kesekolah pada hari, Senin (26/07/2021) sekira pukul 10.00 Wib.

Pada kesempatan pertama, berkesempatan Awak media mewawancarai seorang Ibu wali Siswa.

“Ada apa ini Bu..pagi pagi sudah disekolah.” Kami saat ini lagi mengantarkan lembaran jawaban tugas tugas sekolah anak anak. Hampir setiap hari sekolah, kami mengantar lembaran tugas tugas sekolah. Ucap seorang Ibu yang tidak mau disebutkan namanya.

Diruang kantor Kepsek SDN 017 Siak Hulu Kabupaten Kampar, yang dihadiri beberapa Guru dan Staf (Karyawan) dan juga terlihat beberapa Guru dihalaman sekolah melayani para Wali Siswa.

Mendengar adanya kunjungan Wartawan Kepsek SDN 017 Siak Hulu langsung menyambut kunjungan Wartawan, diruang kerjanya Awak Media menanyakan kegiatan sekolah. Kepsek SDN 017 Siak Hulu Elvina SPd mengatakan.

“Saat ini kami pihak sekolah masih memberlakukan proses belajar mengajar masih secara Daring ini dilakukan sesuai arahan pimpinan dan pemerintah”, ucap Elvina.

Saat ini SDN 017 Siak Hulu baru menerima PPDB sebanyak 143 Siswa untuk 5 lokal ruang belajar, ini kami laksanakan sesuai aturan Zonasi.

Tapi inipun banyak kendalanya, sebab beberapa Wali murid yang mendaftar anaknya belum masuk di Kartu Keluarga (KK) ini yang membuat pihak sekolah kewalahan, apalagi sekarang diterapkan masalah Zonasi.

Maka untuk kedepannya dihimbau kepada seluruh Wali murid agar memasukkan anaknya ke Kartu Keluarga agar anak tersebut mempunyai NIK dan terdaftar di Dapodik Disdikpora, jelas Elvina.

Ditanyakan masalah kondisi sekolah, Elvina dengan nada sedih mengucapkan, coba lihat Pak Wartawan halaman sekolah yang dulunya pakai Paving Blok, kini sudah rusak dan banyak yang rusak.

“Bahkan baru baru ini ada siswa sedang bermain terjatuh dan kepalanya terbentur dan mengeluarkan darah, saya tidak sanggup melihatnya”, ucap Elvina.

Baca juga : TNI AL Lantamal I Belawan Kembali Gelar Vaksinasi Ke II Kepada Masyarakat Maritim Kota Medan

Kami dari pihak sekolah bermohon kepada pihak Komite sekolah agar membuat program program perawatan sekolah yang harus diperhatika

Kalau masalah biaya untuk memperbaiki halaman sekolah ini belum tentu ada bantuan dari pihak Pemerintah.

Justru itu kami pihak sekolah meminta agar pihak Komite sekolah bisa menghimpun para Donatur agar bisa mengatasi perawatan sekolah yang sangat ini kondisinya sangat memperihatinkan.

“Jelas Untuk perawatan hanya dari pihak Komite dan para donatur sekolah. Beda dengan Rehab atau bangunan baru dananya dari pihak pemerintah”, ungkap Elvina. (KRO/RD/SM)