Moeldoko Lantik Bupati Nias Sebagai Koordinator HKTI Wilayah Sumatera

21 views

RADARINDO.co.id-Nias:
Ketua umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), yang juga sebagai kepala staf kepresidenan Jend. TNI (Purn) Dr.H Moeldoko melantik Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM sebagai Koordinator HKTI Wilayah Sumatera, bertempat di gedung salak madu, Jumat (31/01/2020) lalu.
Drs. Sokhiatulo Laoli, MM dalam sambutannya sebagai Korwil Sumatera HKTI mengucapkan selamat datang kepada kepada Ketua DPN HKTI. “Selamat datang kepada Jend. TNI (Purn) Dr. Moeldoko dan tim di Kabupaten Nias. Atas permintaan saya akhirnya Ketua Umum DPN HKTI datang ke Nias untuk melantik saya langsung, saya siap berjuang untuk mewujudkan harapan DPN HKTI untuk memajukan pertanian di wilayah Indonesia bagian Barat,” ujar Sokhiatulo penuh semangat.
Lebih lanjut Sokhiatulo meminta kepada Kepala Staf Kepresidenan Indonesia untuk memperhatikan Nias di bidang pemekaran. Sokhiatulo juga memberitahu jika Saat ini Kabupaten Nias memiliki cita cita untuk dapat mendirikan Universitas Negeri Nias.
Bbahkan kita sudah menyiapkan lahan, namun terhambat dengan adanya Moratorium. Untuk itu saya minta agar hal ini di sampaikan ke pada Presiden agar Nias dapat diprioritaskan,” ungkap Bupati Nias.
Dikesempatan itu juga, usai melantik Sokhiatulo Laoli sebagai Korwil Sumatera HKTI, Moeldoko menyampaikan ucapan syukur karena dirinya bisa datang ke Nias. “Saya sudah lama ingin sekali datang ke Nias, sewaktu saya Panglima TNI belum ada kesempatan untuk datang. Namun hari ini saya bersyukur akhirnya saya bisa menginjakkan kaki di Pulau Nias,” ucap Moeldoko. Moeldoko juga menjelaskan tujuan dari organisasi HKTI.
“Himpunan Kerukunan Tani Indonesia bergerak untuk memperjuangkan hak politik para petani,” jelasnya.
Dia juga meminta para petani untuk bermimpi menjadi kaya. Mari kita perbaiki cara bertani kita dengan menggunakan sistem teknologi yang ada. Bibit padi sawah Varietas M – 400 yang kita tanam tadi di Desa Baruzo adalah bibit hasil teknologi terbaru yang dapat menghasilkan 10 ton per 1 hektare sawah untuk itu mari sungguh sungguh bertani dan bermimpilah untuk menjadi petani kaya, harapnya (KRO/RD/T. Harefa)