Mulai Agustus, Ponsel Ilegal Bakal Diblokir

41 views

RADARINDO.co.id : Sejak pertengahan 2018 lalu setelah implementasi kebijakan registrasi kartu SIM prabayar rampung, pemerintah berencana menghentikan peredaran ponsel ilegal (blackmarket/BM) di Indonesia.

Pasalnya, peredaran ponsel blackmarket yang masif ini dianggap tak hanya merugikan negara, melainkan juga distributor dan pengguna. Mekanisme pemblokiran ini akan menggunakan nomor IMEI yang melekat pada setiap ponsel dan berbeda-beda.

Pemerintah akan mengidentifikasi IMEI tersebut dan jika tidak terdaftar, maka akan dianggap sebagai ponsel ilegal dan tidak akan bisa digunakan di Indonesia. Wacana tersebut kini kembali hangat diperbincangkan. Mesin validasi IMEI yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian kabarnya akan mulai diaktifkan bulan Agustus mendatang.

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Janu Suryanto, mengatakan bahwa pada bulan Agustus mendatang, Kemenperin baru akan menggodok regulasi terkait proses pemblokiran tersebut. “Payung hukum dulu, sedang dikerjakan & rapat terus menerus,” kata Janu.


Menurutnya, saat ini Kemenperin tengah merancang regulasi dengan pihak-pihak terkait. Ia mengungkap bahwa aturan tersebut harus dikerjakan dan diselesaikan dengan hati-hati supaya dapat diimplementasikan dengan tepat dan tidak berbalik menjadi merugikan.

“Sedang dirapatkan terus untuk detail Permennya (Peraturan Menteri), mohon bersabar. Ada grace periodnya, tentu hati-hati dalam pelaksanaannya. Aturannya mesti dikaji secara hati-hati, tidak boleh gegabah,” ungkap Janu. (KRO/RD/tim)