Nelayan Simangalam Labura Diterkam Buaya

114

RADARINDO.co.id-Labura:
Seorang nelayan di Dusun Sitio-tio Desa Simangalam, Kec. Kualuh Selatan, Kabupaten Labura diterkam buaya saat mandi di sungai, Minggu (18/10). sesuai dilansir oleh waspada.id, Senin (19/10), korban inisial AM, 40, warga Dusun 2 Persatuan Desa Simangalam, Kec. Kualuh Selatan diterkam buaya pada, Minggu (18/10) sekira pukul 19.30 Wib.

Saat itu korban AM bersama dua temannya usai menjaring ikan di Sungai Simangalam tepatnya di Titi Kuning perbatasan dengan PT. KSS Blok Areal 300. Selanjutnya korban seorang diri mandi di pinggir sungai, tak berapa lama korban minta tolong.

“Sebelum diterkam buaya, korban AM memasang jaring ikan, setelah itu korban mandi di pinggir sungai. Saat korban pakai sabun, setelah itu (dia-red) langsung turun ke pinggiran sungai, tak lama terdengar suara agak keras dari sungai,” ungkap Ginton Simanjuntak warga setempat saksi mata yang melihat kejadian tersebut.


Korban sempat teriak minta tolong, saya lihat AM sudah di tengah sungai dan terbenam ke dalam sungai, kami pun teriak memanggil-manggil kawan kami, tambah Ginton saat dimintai keterangannya oleh tim BPBD Kabupaten Labura di TKP.

Masyarakat setempat berharap pada Pemkab Labura agar buaya dapat dievakuasi kerena tahun sudah ini sudah menelan 2 orang korban, yang sebelumnya menjadi korban adalah petani sawit saat memanen. “Kami para nelayan sudah resah dengan keberadaan buaya ganas yang memangsa manusia. Jika buaya dievakuasi, maka para nelayan merasa aman mencari nafkah untuk kebutuhan setiap hari,” kata seorang nelayan.

BPBD Kabupaten Labura turun ke TKP sekira pukul 22.00 Wib malam. Hingga saat ini pencarian masih berlangsung yang melibatkan masyarakat, TNI, Polri dan BPBD Kabupaten Labura. (KRO/RD/Waspada)