Paskibra Pemprov Sumut Perwakilan Psp Audensi ke Walikota

171
Paskibra Pemprov Sumut Perwakilan Psp Audensi ke Walikota
Paskibra Pemprov Sumut Perwakilan Psp Audensi ke Walikota

RADARINDO.co.id-Psp: Kepala Dinas Kepemudaan Olaraga dan Pariwisata Kota Padangsidimpuan Ali Hotman Hasibuan S.Sos, MM bersama dengan dua anggota Paskibra perwakilan Kota Padangsidimpuan untuk Provinsi Sumatera Utara (Provsu) audiensi ke Walikota Padangsidimpuan di ruang kerjanya, Senin (23/08/2021).

Baca juga : TNI/POLRI Bersama Mariana Foundation dan PT Parnaraya Gruop Gelar Vaksinasi Kedua

Kedua Anggota Paskibra Kota Padangsidimpuan tersebut merupakan anggota terpilih yang menjadi perwakilan dari Kota Padangsidimpuan menjadi Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih Tingkat Provinsi Sumatera Utara, kedua anggota Paskibra tersebut adalah Muhammad Darki Abdillah Nasution dari SMA Negeri 2 Padangsidimpuan dan Roy’i Abbas Farhan Sururi Harahap dari MAN 2 Padangsidimpuan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH mengatakan bahwa kesempatan untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Mera Putih Tingkat Provinsi tidaklah mudah dan tidak semua orang dengan mudah mendapatkan kesempatan ini, maka dari itu ananda harus bersyukur.

Saya ucapkan selamat kepada ananda berdua karena sudah terpilih mewakili Padangsidimpuan, saya yakin kalian sudah memberikan yang terbaik untuk Kota Padangsidimpuan,” jelasnya.

Gantungkanlah cita – cita ananda setinggi mungkin dan jangan takut untuk bermimpi besar”, tambah Walikota.

Baca juga : PWOIN Sumut Akan Selenggarakan Diklat Sekaligus Pelantikan

Darli yang merupakan salah satu paskibra asal Kota Padangsidimpuan mengatakan kesannya selama mengikuti pelatihan dan karantina ada rasa senang dan bangga bisa bersama dengan teman-teman dari daerah lain selama kurang lebih 3 minggu dengan ciri khasnya masing-masing, ditempah bersama-sama untuk menjadi paskibra, dimarahi dan di bentuk oleh pelatih-pelatih hebat dari angkatan ,disana dilatih untuk disiplin waktu mulai dari bangun pagi sampai tidur, dan tidak boleh mengeluh selama menjalani pelatihan.

Karantina selama kurang lebih Tiga minggu tersebut sangat berkesan untuk saya dan akan dikenang sampai hari tua nanti”, ucap Darli. (KRO/RD/VRT-Thoms)