Pedagang Ngamuk, Bongkar Besi Pembatas Akses Masuk ke Pasar Payakumbuh

59 views

RADARINDO.co.id – Sumbar:

Sebuah video yang menampilkan para pedagang ngamuk dan membongkar paksa besi pembatas akses masuk ke salah satu pasar di Payakumbuh, Sumatera Barat, viral di media sosial.

Dinarasikan, para pedagang tak terima karena aparat memasang besi pembatas ke akses masuk pasar sehingga para pembeli tak bisa melintas. Peristiwa ini terjadi pada Jum’at (22/5) sore lalu.
Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan menuturkan, peristiwa yang terjadi hanyalah miskomunikasi. “Miskomunikasinya adalah kita dari gugus tugas ingin menertibkan bahwa di bawah Pasar Kanopi itu tidak boleh ada parkir, makanya kita batasi di sana dikasih pembatas besi yang tidak boleh adalah parkir,” ujar Dony, dikutip dari detikcom, Minggu (24/5).
Dony menyebutkan, miskomunikasi terjadi lantaran terdapat salah satu petugas yang melarang pedagang berjualan.
Hal tersebut membuat para pedagang naik pitam dan membongkar besi pembatas.
“Kita ingin supaya dibawa pasar kanopi itu tidak ada lagi yang parkir, tidak boleh ada padat-padatan lagi yang parkir dan mepet-mepet,” tutur Dony.
Pengunjung pasar, sebut Dony, wajib melewati jalur cek poin yang telah disediakan petugas sebagai akses satu-satunya memasuki pasar. Hal itu bertujuan agar para petugas dapat mengontrol dan mengecek suhu tubuh setiap pelanggan sehingga meminimalisir penyebaran virus Corona.
“Pengunjung Pasar Kanopi harus melewati cek poin itu, cek suhu, kemudian cuci tangan, pakai masker, baru boleh lewat, itu sistem yang mau kita bangun supaya PSBB kita bermanfaat, tidak cuma di atas kertas doang,” imbuh Dony.
Dony mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan para pedagang pasar. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat agar para pedagang dan pembeli wajib melewati cek poin untuk menuju pasar. (KRO/RD/Dtk/win)