Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diringkus Polsek Medan Baru

247
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diringkus Polsek Medan Baru
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diringkus Polsek Medan Baru

RADARINDO.co.id – Medan : Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diringkus Polsek Medan Baru

Pelaku pencabulan anak dibawah umur, dengan imingan uang jajan sebesar Rp 30 ribu berhasil ditangkap Reskrim Polsekta Medan Baru.

Pria Bejat tega mencabuli anak tetangganya sendiri di sebuah rumah kosong yang tidak jauh dari kediamannya di kawasan Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan Provinsi Sumut.

Baca juga : Bobby Nasution : Jangan Ada Penyelewengan Dengan Anggaran 

Kini pelaku inisial MJI (22) warga Kecamatan Medan Polonia, telah dimasukkan ke dalam sel tahanan Mapolsek Medan Baru.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo SIK didampingi Kanit Reskrim, Iptu Irwansyah Sitorus SH MH, mengatakan kasus pencabulan dibawah umur yang dialami A (14) warga Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumut ini terjadi, Selasa (16/02/2021) sekira pukul 15.00 WIB.

Orangtua korban yang bernama Teti Oktavia (38) mengetahui anaknya yang masih berstatus pelajar tersebut tidak berada di rumahnya. Lalu, pelapor inipun mencari dan menanyakan kepada teman korban yang bernama Anugrah.

Atas keterangan pelapor mengetahui kalau anak perempuannya itu telah dibawa oleh tersangka MJI ke sebuah rumah kosong yang berada tidak jauh dari kediaman mereka.

“Korban pun mengaku kepada orangtuanya kalau dirinya telah dicabuli oleh tersangka, “Terang Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo saat ditanya awak media, Rabu (03/03/2021).

Merasa keberatan anak kesayangan menjadi pelampiasan nafsu bejat tersangka, ibu rumahtangga langsung membuat laporan pengaduannya ke Mapolsek Medan Baru.

“Dari hasil laporan tersebut, petugas Tekab Unit Reskrim Polsek Medan Baru pun melakukan penyelidikan dan hingga akhirnya tersangka berhasil disergap oleh petugas Reskrim, “jelas Kapolsek Aris Wibowo.

Baca juga : Gunung Semeru Semburkan Awan Panas Pertanda Apa? 

Saat diintrogasi, pelaku yang pengangguran ini, mengakui perbuatannya. Bahkan, tersangka bahwa korban dibawa kesalah satu rumah kosong di Jln. Landasan Ujung Kec. Medan Polonia melakukan aksi bejatnya dan memberikan uang sebesar Rp 30 ribu sebagai uang jajan agar korban tidak menceritakannya kepada orang lain.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 81 ayat ( 1 ) Jo Pasal 76 ( d ) Subs Pasal 82 Jo pasal 76 ( e ) dari UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak, ancaman hukuman 12 Tahun penjara, “tutup Kompol Aris mengakhiri penjelasannya. (KRO/RD/AN)