Pemkab Batu Bara Terpilih Sebagai Pilot Project GIZ Kedua Se Indonesia

127 views
Pemkab Batu Bara Terpilih Sebagai Pilot Project GIZ Kedua Se Indonesia
Pemkab Batu Bara Terpilih Sebagai Pilot Project GIZ Kedua Se Indonesia

RADARINDO.co.id – Batu Bara : Pemkab Batu Bara Terpilih Sebagai Pilot Project GIZ Kedua Se Indonesia

Bupati Pemkab Batu Bara, Ir H Zahir, M. AP menyampaikan rasa terima kasih karena telah mendapat kepercayakan Kabupaten Batu Bara sebagai salah satu pilot project diluar Pulau Jawa.

Guna mendapatkan stimulant sekaligus dukungan dari GIZ (Deutsche Gesellschaf für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH) dalam menerapkan pedoman pembukaan kembali dan pengoperasian sekolah yang aman selama pandemi COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus saat mengawali paparannya dalam Sesi Orientasi dalam Partnership and Recommendation (Kemitraan dan Rekomendasi ).


Baca juga : Bupati Batu Bara Bersama Kapolres Hadiri Peringatan Harlah NU Ke 95

Bersama 20 kepala sekolah dan Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dalam program mendukung program kebersihan dan perubahan perilaku untuk kesiap siagaan  sekolah dalam menghadapi masa Pandemi Covid-19 bertempat di Kuta Koffe Jalan Access Road Inalum  Kuala Tanjung Medang Deras Batu Bara, Kamis siang (04/03/2021).

Masih menurut Ilyas, terpilihnya Batu Bara sebagai Pilot project tak lepas dari Suport dan dukungan Kemendikbud Republik Indonesia dalam ini Direktur Sekolah Dasar, Sry Wahyuningsih, MPd  dan Tim.

Di Indonesia hanya ada dua pilot project GIZ ini, satu di Jawa dan satunya di pulau sumatra tepatnya Kabupaten Batu Bara. Begitu juga dengan Program sekolah penggerak dari 500 an kabupaten kota di Indonesia Sumatera Utara mendapat kesempatan di enam (6) kabupaten kota salah satunya Batu Bara juga, papar ilyas melalui Aplikasi Zoom.

Ilyas menyampaikan harapan Bupati Batu Bara Zahir, bahwa program GIZ ini harus kita sukseskan di Batu Bara.

Pemkab Batu Bara Terpilih Sebagai Pilot Project GIZ Kedua Se Indonesia
Pemkab Batu Bara Terpilih Sebagai Pilot Project GIZ Kedua Se Indonesia

Jangan sia siakan kepercayaan dan kesempatan yang diberikan Kemendikbud RI ke Kita, sebut  Ilyas sebagaimana yang diucapkan Zahir di awal permohonan program ini.

Direktur Sekolah Dasar Sry Wahyuningsih dalam paparannya menyampaikan banyak motivasi kepada 20 kepala sekolah terpilih maupun kepada pengelola pendidikan di Batu Bara.

Dengan penuh kenyakinan ibu Direktur SD Kemendikbud di bawah kepemimpinan Kadisdik bersama Tim dan Jajarannya saya yakin program ini akan berhasil di Batu Bara, sebut Direktur SD.

Masih menurut Sri Wahyuningsih yang akrab di panggil Mbak ning, Manfaat lain yang kita peroleh dari progran ini untuk sekokah diantaranya meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran meningkatnya kompetensi kepala sekolah dan guru.

Percepatan digitalisasi sekolah, kesempatan umtuk  menjadi katalis perubahan bagi satuan pendidikan lain, percepatan pencapaian profil pelajar Pancasila, mendapatkan pendampingan intensif untuk  transformasi satuan pendidikan, dan memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian buku bagi pembelajaran kompetensi holistik.

Sedangkan manfaat untuk pemerintah daerah yaitu, meningkatkan kompetensi SDM satuan pendidikan,  membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, efek multiplier dari sekolah penggerak ke sekolah lainnya.

Mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah,  peluang mendapatkan penghargaan sebagai daerah penggerak pendidikan, papar Direktur.

Baca juga : Koran Radar Group

Perwakilan GIZ German yang di sampaikan oleh Dr. Bella Monse, Regional Project Manager HBCC Project bersama Alien Ardiyani melalui aplikasi Zoom dari Senayan Jakarta maupun Sulaiman Ginting selaku perwakilan GIZ sumatera Utara di Medan.

Yang hadir langsung dalam Sesi Orientasi tersebut menyampaikan rencana program yang akan dilaksanakan bersama dalam kurun waktu selama 3 (tiga ) sd 4 ( empat ) ke depan, termasuk persiapan yang akan kita kerjakan bersama mulai saat ini termasuk instrumen yang harus segera dibantu sekolah terpilih untuk mengisinya.

Ucapan terimakasi juga disampaikan Dr. Bella Monse selaku Regional Project Manager HBCC German untuk Indonesia menyampaikan terimakasi atas dukungan dan kerja sama Pemerintah Daerah. (KRO/RD/DHASAM)