Pemkab Samosir Kembangkan Budidaya Ikan Sistim Bioflok

49

RADARINDO.co.id – Samosir : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memberdayakan petani ikan untuk budidaya ikan sistim Bioflok. Berkat Sinergitas Pemkab Samosir dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2 kelompok petani ikan di Kabupaten Samosir mendapatkan bantuan Bioflok melalui Dirjen Perikanan dan Budidaya.

Baca juga : Sah, DPRD Batu Bara Ketok Palu APBD TA 2024

Plt. Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian, Tumiur Gultom didampingi Kabid Perikanan Ronny Sitanggang meninjau langsung bangunan Bioflok di Desa Rianiate-Pangururan dan Desa Hatoguan-Palipi, Kamis (30/11/2023).


Baca juga : BPBD Samosir Sosialisasikan KIE Rawan Bencana

Bantuan Budidaya ikan lele sistim Bioflok diberikan kepada kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tawar Desa Rianiate dan Lamture Desa Hatoguan.

Plt. Kadis Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom menjelaskan, bantuan Bioflok tersebut merupakan hasil realisasi usulan Pemkab Samosir pada tanggal 17 Juli lalu kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bantuan terdiri dari bangunan dan kolam sebanyak 6 unit, bibit ikan lele 15 ribu ekor, pakan sebanyak 1,5 ton dan sarana pendukung lainnya.  Lima unit kolam akan digunakan untuk pembesaran dan 1 unit untuk sortiran. Lebih lanjut, Tumiur Gultom menyampaikan, budidaya ikan sistim Bioflok ini merupakan salah satu solusi pemenuhan kebutuhan ikan atas penertiban keramba jaring apung di Kabupaten Samosir, maka diharapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat menambah bantuan Bioflok bagi petani ikan di Samosir. Dalam pengelolaan Bioflok, Pokdakan sudah dilatih terlebih dahulu sehingga diharapkan menjadi kelompok produktif yang berbasis bisnis yang dapat meningkatkan taraf hidup.
(KRO/RD/P Simbolon)