Pemuda Asal Nias Menjadi Mualaf di Langsa Ini Alasanya

61 views

RADARINDO.co.id – Langsa: Kesadaran manusia di seluruh dunia semakin terlihat. Bahwa agama Islam menjadi agama satu satunya yang dapat menyelamatkan manusia dari azab api neraka.

Tidak heran, saat ini Islam di negara negara maju, berkembang pesat. Mereka memeluk agama Islam karena mendapat hidayah.

Salah satu contoh datang daro seorang pemuda suku Nias, Sumatera Utara, kini menjadi mualaf memeluk agama Islam di Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Langsa, Rabu (10/2).

Pemuda kelahiran Draso Hilisimaetano, 10 Juni 1997 yang baru saja menjadi mualaf ini sebelumnya bernama Gesehalowo Zagoto, 24, menjadi Muhammad Ziyad.


Proses pengsyahadatan dan pergantian nama, pria lajang yang hendak menikahi gadis Langsa bernama Safna Wahyuni, 20, warga Gampong Teungoh Kec. Langsa Kota itu, dilakukan Ketua MPU Kota Langsa, Tgk H Shalahuddin Muhammad, SHi.

Prosesi pengsyahadatan Muhammad Ziyad turut disaksikan anggota MPU Kota Langsa dan pendampingnya Sulaiman, SE, mewakili Ketua GEUM H. Muzakir serta pihak keluarga mempelai wanita.
Wakil Ketua MPU Kota Langsa, Tgk Sanusi Ilyas kepada Media mengatakan, niat Muhammad Ziyad untuk memeluk agama Islam, murni atas keinginan dirinya sendiri tanpa ada paksaan siapapun.

Kini ia telah berpindah keyakinan pada agama Islam dan menjadi saudara kita.
Sementara Sulaiman, SE warga Lhok Banie Langsa Barat ketika ditemui mengucapkan, Alhamdulillah, niat M. Ziyad untuk memeluk agama Islam terlaksana yang difasilitasi oleh Ketua Yayasan Gerakan Ekonomi Umat (GEUM) Kota Langsa H. Muzakkir AA SE MM bersama anggotanya untuk berpindah keyakinan dan menjadi mualaf.

Poses perjalanan ia masuk Islam pun terbilang panjang berdasarkan cerita dari Kartini yaitu ibu dari Safna Wahyuni, mereka saling mencintai dan hendak menikah, namun beda agama.

Sehingga, Kartini meminta tolong kepada Ketua GEUM H. Muzakir untuk membawa anaknya pulang dari Batam ke Langsa.

Sejumlah saksi yang hadir persyahadatan berpesan agar pria asal Nias yang kini bernama Muhammad Ziyad terus belajar tentang Islam.

Hidayah yang diberikan Allah SWT agar dijadikan mendalami ajaran Islam. Karena sesungguh hanya agama Islam yang diterima di Allah SWT dan bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah. (KRO/RD/wsp)