Ragam  

Pengunjung Kebun Raya Bogor Ngaku Dipungli, Ini Kata Pengelola

RADARINDO.co.id – Bogor : Sebuah video yang menayangkan pengakuan pengunjung Kebun Raya Bogor (KRB) diduga menjadi korban pungutan liar (pungli) sebesar Rp15.000 per orang, viral di medsos.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @uc.you menyebut, dirinya datang ke KRB bersama puluhan karyawan untuk merayakan HUT ke-80 RI. Ia bercerita bahwa asistennya dipanggil oleh pihak keamanan dan diberitahu adanya biaya tambahan Rp15.000 per orang bagi yang membawa makanan dari luar.

Baca juga: Dugaan Korupsi PON XX Papua Terkuak, Duit Rp10 Miliar Disita

“Kenapa ada aturan tersebut?. Kalau memang ada UMKM di sekitar sini, saya juga tidak akan membawa makanan dari luar. Kalau soal sampah, kami juga bisa bertanggungjawab. Bahkan kalau ada biaya operasional saya siap bayar,” kata perempuan tersebut dalam videonya.

Terkait hal tersebut, General Manager PT Mitra Natura Raya (MNR), Zaenal Arifin, membantah adanya praktik pungli di KRB. “Saya tegaskan tidak ada pungli di Kebun Raya Bogor,” ujarnya, melansir kompas, Rabu (20/8/2025).

Zaenal menjelaskan, peristiwa itu terjadi, Senin (11/8/2025). Saat itu, sebuah komunitas datang dalam rombongan untuk menggelar acara tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pengelola.

“Security menanyakan kegiatan apa yang sedang berlangsung, karena terlihat ada aktivitas berkelompok tanpa izin. Kami memiliki aturan yang jelas, jika ada grup atau komunitas ingin mengadakan acara, mereka wajib konfirmasi minimal tiga hari sebelumnya,” katanya.

Menurutnya, aturan itu diperlukan agar pihak KRB bisa menjelaskan tata tertib yang berlaku, termasuk area mana saja yang diizinkan dipakai untuk acara. Zaenal meluruskan kabar terkait pungutan Rp15.000.

Baca juga: Pemotor Tabrak Kenderaan Dinas TNI, Satu Orang Meninggal

Ia menegaskan, biaya tersebut hanya berlaku untuk rombongan berjumlah lebih dari 30 orang. Dana itu dipergunakan untuk menjaga kebersihan, perawatan, dan pemeliharaan area usai acara berlangsung.

“Terkait dengan biaya Rp15.000 per orang yang disebutkan dalam video, perlu kami luruskan bahwa biaya tersebut hanya berlaku untuk grup dengan kategori 30 orang keatas. Untuk pengunjung individu, tidak ada biaya tambahan selain tiket masuk dan parkir,” jelasnya. (KRO/RD/Komp)