Pengusaha Asal Batam Permata Tewas Diduga Akibat Rokok Ilegal

125

RADARINDO.co.id.-Tembilahan: Tewasnya pengusaha asal Batam, Haji Pertama kembali menjadi “buah bibir” masyarakat. Korban yang diduga ditembak oknum petugas ketika menggagalkan penyeludupan 7,2 juta batang rokok ilegal di perairan Inhil.

Hingga kini petugas Kepolisian masih terus mendalami kasus dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Usai pemeriksaan diruangan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kepala Bea Cukai Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf tidak banyak bicara, Kamis (21/1/2021).

“Saat ini masih proses, pemeriksaan belum usai,” ujar Kepala Bea Cukai Tembilahan dengan nada singkat.

“Kita tunggu hasil resmi, dari teman – teman Polda ya,” ungkap Ari.

Sementara diketahui, 6 petugas BC yang melaksanakan patroli dan menangkap rokok selundupan dari Haji Permata tidak hadir dalam penyidikan Polda Riau.

Sebelumnya, H Permata merupakan pengusaha asal Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Ia diduga tewas ditembak oleh oknum petugas ketika melakukan penggagalan penyelundupan 7,2 juta batang rokok ilegal di perairan Inhil, Jumat (15/1/2021) lalu.

Hingga berita ini dilansir, penyidik belum menentukan tersangka penembakan mengakibatkan tewasnya pengusaha asal Batam. (KRO/RD/Marbun)