Plt Walikota Medan : Akibat Pengurangan APBD Banyak Pembangunan Dibatalkan

103 views

RADARINDO.co.id – MEDAN : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan turut terdampak pandemi virus Corona (Covid-19). Tahun Anggaran (TA) 2020, APBD Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini berkurang sampai 40 persen.

Pengurangan terkait dana yang bersumber dari Pemerintah Pusat, seperti Dana Alokasi Umum (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), transfer daerah maupun dana bagi hasi dari Pemerintah Provinsi Sumut serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga ikut berkurang.

“Akibat pengurangan ini menyebabkan banyak program pembangunan yang sudah direncanakan harus dibatalkan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan, Akhyar Nasution, Jumat kemarin.

Disamping itu, mata anggaran yang ada dalam APBD juga dialihkan untuk penanganan virus Corona . Kondisi ini tidak hanya terjadi dengan Kota Medan saja, tetapi juga seluruh daerah di Indonesia. “Artinya, semua APBD di daerah mengalami koreksi yang luar biasa,” ujarnya.


Penjelasan tersebut disampaikan Akhyar ketika mengikuti video conference (Vidcon) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Keuangan, Sri Muliani Indrawati, terkait Tata Cara Refocusing dan relokasi APBD TA 2020 di Balai Kota Medan.

Akhyar menyebut, seluruh daerah di Indonesia, termasuk Medan, fokus menangani virus Corona . Ditambah lagi Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendagri dengan Menteri Keuangan, salah satu poinnya program pembangunan nimimal 50 persen dipotong, sehingga ada poin-poin yang harus dibatalkan. “Program kerja diatas 50 persen terkoreksi. Jika APBD kita, 40 persen berkurang,” sebutnya.

Akhyar mengajak masyarakat untuk sama-sama berdoa agar pandemi virus Corona segera berakhir, sehingga program pembangunan yang telah dibatalkan dapat dilanjutkan kembali. (KRO/RD/Juli S)