Polisi Diminta Tindak Pemasok dan Penadah BBM Solar Ilegal di Gabion Belawan

82

RADARIND.co.id – Belawan : Pihak Kepolisian, khususnya Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra S, M.Si, diminta menindak dan meringkus oknum pemasok serta penadah Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang diduga illegal di Gabion Belawan.

Pasalnya, meski kegiatan yang diduga ilegal tersebut kerap terjadi, namun tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum, khususnya di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan. Konon katanya, BBM jenis solar diduga ilegal tersebut secara rutin dipasok oknum mafia ke kawasan itu.

Baca juga : Polres Sibolga Gelar Syukuran HPN Tahun 2023


Sebelumnya, masyarakat yang mencurigai adanya modus tersebut telah melaporkannya ke Kepling dan Lurah setempat. Namun, hingga saat ini tidak diindahkan, bahkan terkesan tutup mata.

Dari pantauan, Minggu (05/2/2023) tampak satu unit mobil tangki berwarna biru putih memasuki kawasan Pelabuhan Perikanan. Truk tangki diduga bermuatan BBM kapasitas 12 ribu liter itu disinyalir akan membongkar muatannya di gudang SBL.

Truk tangki berkapasitas 12 ton yang memasok BBM jenis solar diduga tanpa dilengkapi dokumen resmi dari PT Pertamina itu disebut-sebut untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk kapal penangkap ikan yang mangkal di gudang SBL.

Menurut keterangan salah seorang warga yang sehari-hari beraktifitas di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan, truk tangki tersebut sering memasuki kawasan Pelabuhan Perikanan untuk membongkar muatannya yang diduga dijual secara ilegal ke kapal-kapal penangkap ikan yang banyak mangkal di kawasan itu,

“Truk tangki itu tidak diketahui nama perusahaannya, namun sering masuk kemari untuk membongkar muatan. Truk tangki diduga bawa minyak ilegal yang sering masuk kemari memuat 5 ton hingga 12 ton BBM,” ucap warga yang enggan disebut namanya dilokasi.

Warga berharap, pihak penegak hukum khususnya di Pelabuhan Belawan, memberikan tindakan tegas terhadap oknum-oknum mafia yang memasok BBM secara ilegal ke Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan.

Baca juga : Curi Besi Rel Kereta Api, Oknum Polisi dan TNI Ditangkap

Sementara, sumber lainnya menyebutkan bahwa dugaan transaksi BBM ilegal yang disinyalir kerap terjadi di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan, tidak terlepas dari adanya oknum aparat yang menjadi backing (pelindung). Pasalnya, hingga saat ini penjualan BBM secara ilegal di pelabuhan tersebut masih terus berjalan “mulus”.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, hingga berita ini dipublikasikan belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut.

Selain Kapolres, Kepala Pelabuhan Perikanan Belawan selaku pemegang Otoritas di kawasan perikanan itu juga belum berhasil dikonfirmasi.

Namun demikian, warga mendesak Kapolda Sumut, Irjen Panca Simanjuntak agar tidak terlalu lama membiarkan mafia BBM di Sumatera Utara, khususnya di Belawan, secara terus menerus melakukan aksinya lantaran dapat merugikan negara. (KRO/RD/TIM)