Polresta DS Panggil Pimpinan PT KEI Diduga Lakukan Pembalakan Liar

264

RADARINDO.co.id-Deli Serdang : Polresta Deli Serdang telah memanggil pimpinan PT KEI atas dugaan kasus pembalakan liar dan atau melakukan penggunaan kawasan hutan secara tanpa hak.

Hal tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 dan atau Pasal 89 Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang terjadi di Desa Gunung Rintih Talapeta Kuta Jurung, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang yang diduga dilakukan PT KEI.

Hal tersebut dibenarkan Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Mandagi, saat dikonfirmasi RADARINDO.co.id melalui daring, Rabu (17/02/2021) petang.

“Untuk proses penyelidikan ssi (atau sesuai poit no.2 permintaan keterangan Polresta DS kepada pimpinan PT KEI, tanggal 13 Januari 2021) dengan permasalahan yang tertuang dalam surat tersebut. Makasih”, ujar Kapolresta Deli Serdang.

Sebelumnya, Polresta DS menyampaikan surat permintaan keterangan kepada pimpinan PT KEI Nomor B/21/1/2021/ Reskrim.

Disebutkan pimpinan PT KEI agar datang ke Polresta DS pada hari Senin 19 Januari 2021pukul 10. 00 wib di ruangan Unit IV Satreskrim agar menemui Iptu Jonni H. Damanik SH, MH atau Aiptu Sunardi Sanjaya dan atau Aipda Nunung Susilo SH, guna dimintai keterangan.

Terkait pemanggilan oknum pimpinan PT KEI yang diduga menguasai lahan lebih kurang seluas 500 Ha berubah fungsi menjadi tanaman kepala sawit di desa Gunung Rintih Talapenta Kuta Jurung, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang.

Terkait pemanggilan tersebut sejumlah aktivis LSM di Medan mendukung kinerja Polresta DS agar segera memanggil sejumlah saksi.

Tidak hanya itu, salah seorang aktivis Lingkungan Hidup, David Saragih mengaku akan mengkawal agar kasus tersebut segera digelar ke Pengadilan.

Hingga berita ini dilansir, pimpinan PT KEI dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dan Dishut DS belum dapat dikonfirmasi. (KRO/RD/Tim)